Anggota Jamiyyah Persis Patuhi Instruksi Qunut Nazilah terkait Kondisi Muslim Rohingya

0
141

Bandung – persis.or.id, Surat edaran yang dikeluarkan oleh Pimpinan Pusat Persis pada hari jumat (25/11) tentang instruksi untuk melakukan Qunut Nazilah mendoakan kaum muslim Rohingya, langsung direspon dan dipatuhi oleh anggota.

Terhitung tanggal surat tersebut sampai 30 hari kedepan, terlihat di mesjid mesjid Persis, imam melakukan qunut. Qunut dilaksanakan pada shalat lima waktu, dzuhur, ashar, magrib, isya dan subuh.

Do’a qunut dibaca setelah bangkit dari ruku dan membaca “Sami’allahu liman hamidah – rabbana lakal hamdu” pada rakaat terakhir. Do’a Qunut dibaca oleh imam dengan suara dzahar (terdengar) dan makmum mengaminkan. Boleh juga dibaca secara munfarid. Boleh dilakukan sambal mengangkat tangan.

Do’a yang diucapkan dalam qunut nazilah intinya mendo’kan keselamatan dan pertolongan untuk kaum tertindas dan do’a agar Allah melaknat orang yang dzalim. Tidak ada redaksi khusus, akan tetapi untuk qunut nazilah bagi muslim Myanmar Persis menganjurkan membaca :

اللَّهُمَّ أَنْجِ الْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ فِي رُوهِيْنْغِيَا، اللَّهُمَّ انْصُرْ المُسْلِمِيْنَ المُسْتَضْعَفِيْنَ فِي كُلِّ مَكَانٍ اللَّهُمَّ اشْدُدْ وطْأَتَكَ عَلَى أَعْدَاءِ الدِّيْنِ، مِنَ الْكاَفِرِيْنَ والظَّالِمِيْنَ فِي رُوهِيْنْغِيَا وَفِي كُلِّ مَكَانٍ.

“Ya Allah selamatkanlah kaum mukminin tertindas di Rohingnya, Ya Allah tolonglah kaum muslimin yang lemah di berbagai tempat, Ya Allah keraskanlah pijakanMu kepada musuh-musuh Islam, orang-orang kafir dan dzalim di Rohingnya dan di mana saja