Brigade Persis Menghimbau Jamaah Persis Jangan Mudah Terprovokasi.

Dipublish pada 06 Februari 2018 Pukul 17:26 WIB

758 Hits

Bandung - persis.or.id, Belum selesai duka yang dialami jamiyyah Persis berkenaan dengan gugurnya Ustadz Prawoto, kemarin kita dihebohkan dengan kasus adanya penyerangan Ustadz di  pengajian remaja jamaah Persis  At Tawakal di astana anyar Kota Bandung serta adanya tanda cakra merah di Mesjid Persis Kersamanah Garut yang dikaitkan dengan tanda bahaya seperti yang dilakukan PKI di tahun 1965 yang sempat viral di media akhir akhir ini, serta kejadian yang ada di PC Persis Cimahi Tengah, Ciparay dan cianjur seperti yang tersebar di media sosial saat ini.

Brigade Persis menghimbau kepada seluruh jamaah agar tetap berkomintmen terhadap arahan yang sudah dikeluarkan resmi oleh PP Persis.

Apapun opini yang berkembang saat ini,  pesan kami jangan mudah terprovokasi, berkenaan dengan cakra merah di Mesjid Persis Kersamanah, bisa saja itu tindakan orang iseng, memangfaatkan situasi hanya untuk memperkeruh suasana, waspada itu harus tetapi kita juga tetap harus menjaga stabilitas keamanan warga sekitar khususnya jamaah Persatuan Islam. Jangan sampai Umat Islam jadi takut ke Mesjid hanya karena gara gara adanya isu penyerangan ke Mesjid tersebut.

Komando Pusat menghimbau kepada seluruh anggota Brigade Persatuan Islam agar tetap konsisten kembali ke tupoksi masing masing, berikan keamanan dan kenyamanan kepada jamaah persis dalam melaksanakan kegiatan pengajian atau kegiatan lainnya, apapun spekulasi yang berkembang saat ini dihimbau agar tetap tenang dan tidak beropini terlalu jauh dalam menyikapi kejadian kejadian tersebut diatas. Jalin kemitraan yang baik dengan aparat setempat, RT, RW, Kepolisian dan TNI guna meningkatkan siskamling di lingkungan Mesjid dan Pesantren.

PP Persis melalui Sekretaris Umum,  dalam hal ini sudah memberikan himbauan kepada seluruh jamaah agar :

1. Lebih memperhatikan kembali Edaran tentang Himbauan Kewaspadaan yg telah disebarkan PP PERSIS.
2. Tetap tenang dan tidak terpancing oleh kemungkinan upaya dari pihak-pihak yg ingin memperkeruh suasana dan membuat situasi seolah tidak aman.
3. Kembali meningkatkan kawaspadaan dan melaporkan setiap tindak tanduk yg mencurigakan kepada aparat Kepolisian untuk diproses secara hukum dan tidak main hakim sendiri.
4. Melakukan aktifitas dakwah dan pendidikan seperti biasa tanpa rasa takut.  Demikian juga dengan aktifitas Ibadah terutama lebih menggiatkan shalat berjamaah di masjid-masjid.

Dan tak lupa agar selalu berkoordinasi dengan brigade Persis setempat jika menemukan hal hal yang mencurigkan di lingkungan sekitar.

Asisten V Teritorial
Bidang Humas Brigade Persis

Sebarkan Tulisan ini

Apa Komentar Anda?