Daurah Dakwah Perdana PD Persis Garut

Dipublish pada 28 Desember 2017 Pukul 13:50 WIB

164 Hits

Garut - persis.or.id, Pimpinan Daerah (PD) Persatuan Islam (Persis) Kabupaten Garut mengawali Daurah Dakwah perdana.

Acara yang diselenggarakan bertepatan dengan 27 Desember 2017 ini diikuti oleh Ketua Bidgar Dakwah Pimpinan Cabang (PC) dan Otonom PD Persis Garut. Daurah Dakwah tersebut diselenggarakan di Gedung Serba Guna (GSG) PD Persis Garut.

Pelatihan Da'i yang bertema, "Menuju Da'i Persis yang Berjam'iyyah, Mandiri, dan Bertanggungjawab" ini dibuka oleh Ketua PD Persis Garut  Daurah Dakwah kesatu ini merupakan bagian dari Bidgar Dakwah PD Persis Garut.

Kepemimpinan Periode Ustadz Ena Sumpena ini berusaha menunaikan amanah Musyawarah Dakwah (Musyda). Satu diantara amanah Musyda ialah "Kaderisasi 100 da'i". Daurah pertama ini mengawali penunaian amanah kaderisasi tersebut. Untuk tahap pertama daurah dikhususkan bagi para bidgar dakwah PC.

Pengutamaan ini diharapkan dapat membekali para pengurus PC khususnya bidgar Dakwah dalam dunia dakwah. Tidak hanya bagi Persis, daurah ini pun diarahkan kepada bagian otonom PD Persis Garut. Pelatihan da'i Persis Garut tersebut diadakan di GSG PD Peris Garut.

Bangunan yang berlokasi di komplek STAI Persis Garut ini sangat tepat untuk diselenggarakan suatu acara. Lokasi yang ada di jantung kota Garut itu sangat dekat ke jalan raya, namun penuh kenyamanan dan ketenangan.

Tidak hanya gedung yang luas dan nyaman halaman parkir pun sangat luas. Puluhan hingga ratusan mobil dapat menempati tempat parkir GSG. Luasnya halaman yang ada menambah kenyamanan gedung yang kokoh.

Di tempat yang rindang pepohonan ini para da'i mengikuti acara dengan khidmat. GSG didirikan PD Persis mengingat keperluan ruangan yang luas dan nyaman dalam sekala yang luas. Terlebih aula yang baru dibangun tersebut berada di kampus STAIPI Garut. Kegiatan-kegiatan kampus dalam skala besar pun terpenuhi dengan baik.

Acara di GSG tersebut bertemakan: "Menuju Da'i Persis yang Berjam'iyyah, Mandiri, dan Bertanggungjawab". Da'i pada hakikatnya ialah penyeru kepada jalan kebenaran.

Pendakwah Islam merupakan aktivis yang berusaha menyampaikan, mengajarkan, dan mengajarkan Islam. Persis sebagai ormas Islam bertujuan agar terlaksananya syariat Islam dalam kehidupan nyata.

Para da'i yang ada diharapkan dan diupayakan berjalan seiringan. Dakwah yang terorganisasi tentu akan lebih efektif dengan seadanya dan menyendiri. Sepak terjang para pendiri dan tokoh Persis terdahulu sudah selayaknya dihargai dengan berjam'iyyah yang baik.

Para da'i merupakan garda terdepan jam'iyyah. Tidak hanya itu, da'i diharapkan memiliki kemandirian. Kebergantungan kepada yang lain sedikit banyak akan mempengaruhi dakwah itu sendiri.

Bila sudah berjam'iyyah dan mandiri maka da'i diharapkan dapat memiliki sikap tanggungjawab. Da'i tentu harus bertanggungjawab terhadap diri, keluarga, masyarakat, dan negaranya.

Maju dan mundurnya dakwah Islamiyyah di suatu daerah berpulang kepada tanggungjawab da'i di tempat tersebut.

Kegiatan program Dakwah ini dibuka oleh Ketua PD Persis Garut. Pria yang juga dosen STAI Persis Garut ini mengemban amanah Ketua PD semenjak Desember 2015 hingga 2019 mendatang.

Dalam sambutannya beliau mengapresiasi pelaksanaan daurah dakwah ini. "Daurah Dakwah 1 ini diharapkan dapat membekali para da'i untuk menjadi da'i yang berjam'iyyah, mandiri dan bertanggungjawab. Kriteria ini tentu harus dapat menjawab tantangan dakwah sekarang dan akan datang," jelas ustadz Ena. Pembukaan daurah ini mengawali dimulainya pelatihan yang diselenggarakan hingga Kamis 28 Desember 2017.

Materi daurah meliputi: Menyadari Kewajiban Dakwah, Memahami Ajaran Islam yang Paripurna, Ajaran Islam bersumber al-Quran dan al-Sunnah, Da'i Rabbaniy, Da'i yang Mandiri, Da'i Persatuan Islam Ideal, Da'i di Era Global dan Digital, Peta Dakwah Kabupaten Garut, Metode Dakwah, Media Dakwah, Tahajjud, Tilawat al-Quran, Muhasabah, dan Olah raga.

Materi tersebut disampaikan oleh: Ustadz H. Mamat Abdurrahman, Ustadz H. Ena Sumpena, M.Pd.I, Ustadz H. Husen ZM., Lc., M.Pd.I, Ustadz Ikin Dasikin, S.Pd.I, Ustadz Uus Kusnawan, M.BA, Ustadz Edi Surahman, Ustadz Ade Kusnadi, Ustadz Hudan Mushafudin, S.Th.I, Ustadz Dr. Tiar Anwar Bachtiar, M.Hum, M.Hum, dan Ustadz Yusup Tajri, M.Pd. (/Yusri)

Sebarkan Tulisan ini

Apa Komentar Anda?