Istri Sholehah, Akan Selalu Qona'ah.

Dipublish pada 18 Januari 2018 Pukul 09:38 WIB

271 Hits

Hakikat Qona'ah itu,
Ketika sedikit yg diterima bersyukur..
Ketika banyak yg diberikan, jangan malah bertambah kufur..
akan tapi tetap bersyukur..

Bagaimana mungkin seorang istri meremehkan setiap tetes keringat suaminya, padahal dengan tetesan keringat itu, Allah menganggapnya mulia?

Qonaah....
Ikhlas dan bersyukur
Akan menjadikan hidup tenang dan bahagia
Sulit, tetapi harus belajar
Berat, tetapi harus bisa
Ketika Sulit dan Berat tidak bisa dikendalikan, lantas haruskah kita memaksakan?
Jangan sampai suami bermaksud gara-gara memenuhi gaya hidup yang kita paksakan

Wahai para istri yg dimuliakan Allah..
Janganlah meminta sesuatu diluar kemampuan suamimu..

Mereka sudah lelah, di luar bekerja mencari nafkah..
Banyak cobaan yg mungkin kita tak tahu..
Tapi, dia tiada memberi tahu..

Terkadang kita merasa mereka tiada perduli hati ini..
Padahal dia menangis di dalam hati, ingin selalu menyenangkan si istri..

Namun apalah daya tiada memiliki kemampuan...
Kasihan jika mereka tertekan, menuruti gaya hidup kita yg berlebihan..

Indahnya kita syukuri segala pemberiannya..
Kita ridhoi sampai dimana kemampuannya..
Jangan tambahi beban hatinya, karena dia juga sudah cukup berat menanggung beban fikiran..
untuk menjaga keluarga dari api neraka dan siksaan..

Bahwa Allah tidak sudi memandang seorang wanita akibat dari ketidak peduliannya terhadap rasa syukurnya, atas apa yang diberikan suami kepadanya, baik nafkah ataupun yang lainnya.
Hal ini sebagaimana yang Rasulullah shalallahu alaihi wassalam sabdakan:

“Allah tidak akan memandang wanita yang tidak bersyukur kepada suaminya padahal ia butuh kepadanya” (HR.Al-Hakim dalam Mustadraknya, beliau mengatakan isnad hadits ini adalah shahih)

Ingatlah akan sabda Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam,

انْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ أسْفَلَ مِنْكُمْ وَلاَ تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ ؛ فَهُوَ أجْدَرُ أنْ لاَ تَزْدَرُوا نِعْمَةَ الله عَلَيْكُمْ

“Pandanglah orang yang berada di bawah kalian (dalam masalah harta dan dunia) dan janganlah kalian memandang orang yang berada di atas kalian. Karena yang demikian itu lebih pantas agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah yang telah dilimpahkan kepada kalian.”(HR Muslim, no. 2963) 

Oleh : Lia Andhiani (Kabidgar Binbang SDM PP Persistri)

Sebarkan Tulisan ini

Apa Komentar Anda?