Kaderisasi dalam Suatu Organisasi

0
149

Dua kata yang saling memiliki keterkaitan antara kata kaderisasi dengan organisasi merupakan hal yang lumrah diketahui oleh banyak kalangan. Tanpa kita sadari, bahwa adanya kita didunia ini merupakan hasil dari kaderisasi oleh para pendahulu.

Terutama, kita sedang diregenerasi oleh Allah sebagai pelanjut estafet perjuangan peradaban Islam.

Perlu diketahui dan disadari bahwa kaderisasi itu bukan hanya berlaku untuk organisasi saja, ketika dirumahpun terdapat organisasi yang dimana Ayah sebagai kepala atau ketua organisasi dan Ibu sebagai bidang Kaderisasi.

Jadi, apa itu Kaderisasi? Seberapa penting sebuah Kaderisasi?

Bertepatan pada tanggal 26 November 2017, di Kalipah Apo (Kantor PP PEMUDI & HIMI PERSIS) Bidang Kaderisasi PP HIMI mengadakan kegiatan sosialisasi salah satu program kerjanya yaitu Islamic Forum Tutorial (IFT) 1 Pasca KABAH.

Hal-hal penting atau point-point urgent terkait Kaderisasi yang disosialisasikan pada IFT 1 akan disampaikan di tulisan ini.

Kaderisasi merupakan suatu proses terbina dan membina. Dalam istilah lain dikenal dengan Learning by doing (belajar sambil mengajar). Dalam berdakwahpun sama halnya dengan kaderisasi. Untuk apa adanya kaderisasi (?) Untuk mengembangkan organisasi tersebut.

Dan, kaderisasi ini bersifat Urgent agar adanya kinerja yang berkelanjutan atau untuk melanjutkan estafet perjuangan para pendahulu. Serta adanya regenerasi untuk mempertahankan organisasi. Jika tidak ada kaderisasi maka kehidupan atau mata rantai akan terputus, sebab tidak ada pelanjut ditengah jalan.

Tufoksi dalam kaderisasi ialah sebagai pewaris budaya yang didalamnya merupakan penanaman atau agar tertanamnya dalam jiwa setiap kader (baik itu yang telah mengikuti KABAH, MAKKAH, MADINAH) disadarkan melalui Visi & Misi HIMI PERSIS.

Lalu, membina kader melalui pengembangan potensi yang ada pada diri kader (Jadi, ketika suatu pimpinan pada setiap level, merekrut anggota baru, yang dilihat pada setiap kader bukan baik atau buruknya kader tersebut lantas ia di tidak lolos kan dalam acara kaderisasi melainkan yang dilihat ialah potensi yang ada pada setiap kader. Karena untuk mengembangkan serta mempertahankan organisasi). Dan yang terakhir ialah menjaga kestabilan organisasi.

Prinsip diadakannya IFT ataupun Kaderisasi ialah untuk sarana untuk pengembangan Jasadiyyah, Ruhiyyah, dan Fikriyyah dalam diri setiap Kader.

Sudah bukan hal yang tabuh ketika mendengar “Manusia yang terlahir atau yang ada di dunia ini tidak sempurna” pepatah tersebut menunjukan bahwa semua manusia tempatnya khilaf pernah melakukan suatu kesalahan.

Tetapi, bagi HIMI PERSIS sendipri ‘Manusia Sempurna’ itu ternyata ada. Seseorang akan dianggap sebagai manusia sempurna ketika telah memenuhi 3 Implementasi. Yang pertama ialah Syumul atau Shaleh Aqidah, karena aqidah merupakan pondasi yang harus dibangun pertama dan bagian terpenting dalam diri setiap Kader.

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
“Katakanlah, “Dialah Allah, Yang Maha Esa.” (Q.S Al-Ikhlas:1)

Selanjutnya ialah Akhlaqul Karimah, akhlaq yang baik. Akhlaq yang baik itu bukan terhadap sesama saja, melainkan kepada tumbuhan hewan dsb. Lalu, bukan pula dilihat dari prilakunyanya saja, tetapi Ia yang bisa beramar ma’ruf nahyi munkar dan juga yang selalu saling menasihati.

إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
“kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat-menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran.” (Q.S Al-Asr:3)

Dan yang terakhir Ialah Implementasi melalui Intelektualitas, sesuatu yang berkenaan dengan intelek atau kecerdasan seseorang. Ketika seorang kader telah terasah dalam bidang Intelektualnya, maka akan berbuah menjadi cendekia. Yang mana Cendekia ialah orang Yang memiliki intelektualitas yang tinggi dan ia juga berperan sebagai Ulama. Dan itu semua sudah menjadi suatu karakter (sesuatu yang sudah melekat) yang terbentuk dalam diri setiap Kader.

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

“Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Q.S Al-Mujadalah:11)

Ketika 3 Implementasi yang disebutkan diatas telah ada pada diri setiap Kader maka ia telah berhasil menjadi manusia yang sempurna dan telah mewujudkan tujuan dari HIMI PERSIS yaitu Muslimah Muda Cendekia. (/Daisy Salsabila)

LEAVE A REPLY

twenty + 9 =