Majelis Tarbiyyah Malaysia kunjungi kantor PP Persis

Majelis Tarbiyyah Malaysia kunjungi kantor PP Persis

SHARE

Bandung – persos.or.id, Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) Ketua bidang Tarbiyah, Dr. Irfan Safrudin dan sekretaris bidang, Asep Badru, pada Kamis (3/8) menerima kunjungan dari ABIM, salah satu Majlis Tarbiyah Malaysia, di kantor PP Persis.

Rombongan dari Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM) itu yang hadir terdiri dari bidang pendidikan ABIM Malaysia, Hj. Abd Rahman bin Mohd Yasin. Ketua Pengarah Yayasan Takmir Pendidikan (YTP), Hj. Mohamad bin Abu Daud. Timbalan Ketua Pengarah YTP ( Bahagian Sekokah dan Akademik) dan Hj. Jaafar bin Ahmad sebagai ahli WADAH, Pengurus Barangan Sekolah serta ditemani oleh Mal satu Pimpinan Pusat DDI ustadz Ade Salamun.

ABIM adalah salah satu Organisasi Islam (NGO) yang terkenal di Malaysia atau Muslim Youth Movement of Malaysia yang didirikan 6 Agustus 1971 oleh Ust. Abdul Wahab Zakaria dengan Matlamat; Gerakan Islam yang Komprehensif untuk merealisasikan Cita-Cita Islamiyyah.

Motto mereka adalah membina dan memimpin Tamaddun Khayra Ummah

Tema yang diskusikan dalam pertemuan ini pendidikan Persis dan rombongan ingin berkunjung ke Pesantren Persis yang ada di Bandung, Cirebon dan Brebes.

Dan juga beberpa hal yang didiskusikan pada pertemuan ini adalah Seberapa banyak Persis mengelola lembaga Pendidikan mulai Raudhatul Atfal sampai Perguruan Tinggi.

Bagaimana Kurikulum.untuk Pesantren / sekolahnya, apakah Persis menerapkan kurikulum buatan Persis atau juga menggunakan kurikulum Penerintah.

Bagaimana konsep integrasi Kurikulum Agama dan Science menurut Persis

Bentuk sekolah/ pesantren ada tipe full day school atau boarding school?

Bagaimana kelanjutan pasca Muallimin/ aliyah.

Berapa banyak Perguruan / Mahad yg dipunyai Persis.

IMG-20170804-WA0009

Bagaimana biaya operasional Pesantren/sekolah, Persis menganut kemandirian, artinya biaya sekolah dibiayai oleh santri, oratua wali, anggota dan simpatisan Persis.

Kunjungan tersebut menumbuhkan tali persaudaraan antara Persis dan ABIM. (*)