Mari Mengenal Klasifikasi Astronom

Mari Mengenal Klasifikasi Astronom

SHARE

Ketika mengisi sebuah acara mengenai Astronomi, pembukaan yang selalu saya sampaikan adalah melontarkan suatu pertanyaan yang bertujuan untuk membangkitkan semangat para peserta seminar. Pertanyaan tersebut ialah ‘Siapa diantara kalian yang memiliki cita-cita sebagai Astronom’?

Sering sekali kita mendengar kata ‘Astronom’, tapi apakah kita sudah mengetahui makna Astronom itu apa? Jangan sampai, ketika kita menyampaikan satu kata tersebut ke orang lain tetapi kita tidak mengetahui maknanya.

Sebelum masuk ke pembahasan, sebelumnya kita perlu mengetahui 3 kunci, yaitu:
1. Apa itu astronom?
2. Apa tugasnya?
3. Terbagi berapa kategori?

Penjelasan singkat :
1. Definisi : Astronom adalah seseorang yang mencurahkan waktunya dalam kegiatan astronomi, dan memberikan sumbangan pada perkembangan ilmu astronomi. Jadi, Astronom ialah orang yang menggeluti di bidang ‘ilmu’ Astronomi. Jelas berbeda dengan ‘Astronot’.

2. Tugas astronom adalah mengolah dan menafsirkan informasi yang dibawa oleh pancaran energi dari objek-objek astronomis tersebut.

3. Astronom terbagi menjadi dua kategori besar, yaitu :
a. Astronom profesional
b. Astronom amatir.

Ada hal yang membedakan astronom dari ilmuwan di bidang pengetahuan lain. Astronom tidak dapat menyentuh benda yang menjadi objek penelitiannya karena letaknya yang sangat jauh dan tidak dapat melakukan percobaan terhadap objek tersebut. Namun ada penghubung antara astronom dan objek-objek astronomi tersebut, yaitu berupa pancaran energi.

PENJELASAN
a. Astronom Profesional
Pada abad ke-20, Astronomi profesional terbagi menjadi dua cabang:
1.) Astronomi Observasional
Yang pertama melibatkan pengumpulan data dari pengamatan atas benda-benda langit, yang kemudian akan dianalisis menggunakan prinsip-prinsip dasar fisika.

2.) Astronomi Teoretis
Yang kedua terpusat pada upaya pengembangan model-model komputer/analitis guna menjelaskan sifat-sifat benda-benda langit serta fenomena-fenomena alam lainnya.

Adapun kedua cabang ini saling berkaitan satu sama lain. Yaitu, Astronom Teoretis berusaha untuk menerangkan hasil-hasil pengamatan Astronom Observasional, sedangkan Astronom Observasional kemudian akan mencoba untuk membuktikan kesimpulan yang dibuat oleh Astronom Teoretis.

b. Astronom Amatir
Adapun untuk para Astronom-astronom amatir, mereka adalah para Astronom yang telah dan terus berperan penting dalam banyak penemuan-penemuan astronomis, menjadikan astronomi salah satu dari hanya sedikit ilmu pengetahuan di mana tenaga amatir masih memegang peran aktif, terutama pada penemuan dan pengamatan fenomena-fenomena sementara.

Setelah mengetahui penjabaran diatas mengenai klasifikasi Astronom, anda termasuk yang mana? Apakah Astronom Profesional atau Astronom Amatir?

Motivasi : Pada akhirnya, yang terlahir menjadi seorang Astronom Amatir, ia akan menjadi seorang Astronom Profesional. Sedangkan, seseorang yang terlahir menjadi seorang Astronom Profesional, ia tidak akan merasakan bagaimana rasanya menjadi Astronom Amatir.

 

***
Penulis: Fitri Lailatul Mubarokah