Menimbang Peran dan Prioritas Pemudi Persis

0
172

Pemudi Persis itu wanita muslimah yang berusia 16 sampai 35 tahun plus 1,  tentunya di usia tersebut banyak peran yang akan dimiliki pemudi, diantara peran-peran tersebut;

  1. Peran sebagai hamba Allah SWT, sebagai manusia pemudi mempunyai kewajiban terhadap Rabbnya yaitu sebagai hamba yang wajib beribadah hanya kepada-Nya  sebagaimana yang termaktub dalam Q.s Adz-dzariyat ayat 56.
  2. Peran sebagai anak dari orang tua, dimana seorang pemudi haruslah menta’ati kedua orangtuanya dan harus berlaku baik terhadap keduanya.
  3. Peran sebagai istri, dimana ia harus menjaga kesholehan, ketaatan kepada suami dan menjaga diri ketika suami tidak ada disampingnya
  4. Peran sebagai ibu dari anak-anaknya, dimana ia harus menjadi segalanya bagi anaknya apalagi d zaman sekarang, baik pengajar, penjaga,  pembimbing, teladan dsb.
  5. Peran sebagai anggota masyarakat, dimana ia harus berperan aktif di luar kehidupan rumah tangganya,  karena seorang muslim tidak terlepas dari kewajibannya untuk beramar ma’ruf nahyi munkar atau untuk berdakwah baik dari tuturkata,  tingkah laku,  dan sekalipun cara berpakaiannya yg akan menjadi uswah hasanah bagi yang lajn terutama wanita muslim lainnya

Prioritas bagi  Pemudi Persis

Peranan Pemudi Persis begitu kompleks mulai dari sebagai hamba Allah,  sebagai seorang  anak,  sebagai seorang istri,  sebagai seorang ibu dan sebagai  anggota dari masyarakat di sekitarnya. Nah, kadang seorang pemudi  suka salah kaprah ketika dia sudah masuk di jam’iyyah,  ada yang beranggapan bahwa keluargalah yang utama dan menganggap  jam’iyyah sekedarnya saja bahkan kadang tidak eksis sama sekali d jam’iyyah,  ada juga yang menganggap jam’iyyah itu prioritas  utama sehingga dia tidak melirik kepada kewajiban lainnya atau hanya sekedarnya contoh ada yang saking sibuknya di jami’iyyah sehingga keluarga di nomor duakan.

Tulisan ini tidak menghakimi dan menganggap salah benar orang yang beranggapan seperti diatas , tapi tulisan ini sekedar mengingatkan  bahwa kewajiban kita adalah beribadah kepada Allah dan ketika kita mempunyai 5 peran diatas maka hakikatnya kita menjalankan ibadah kepada Allah (peran sebagai  hamba) .

Jadi menurut  hemat saya prioritas  kita sebagai pemudi adalah Allah. Ketika kita taat kepada Allah maka semua peran diatas adalah prioritas utama,  maksudnya ketika jam’iyyah membutuhkan kerja kita maka kita sedia melaksanakan,  karena ketika kita menjadi anggota hakikatnya kita sudah mewaqafkan diri untuk kepentingan jam’iyyah, tapi tidak serta merta kita meninggalkan rumah tangga kita baik suami,  anak  dan yang lainnya karena yang akan kita jalani tentunya sesuai dengan kemampuan  yang kita miliki, tanpa harus mengorbankan yang lain

لا يكلف الله نفسا الا وسعها

Kemudian ketika kita harus mengurus rumah  tangga, suami, anak dan yang lainnya,  maka itu kita prioritaskan karena merupakan kewajiban kita  juga, tanpa mengorbankan jami’yyah/tidak mengikuti kegiatan atau tidak bekiprah di jam’iyyah.

Jadi, marilah kita menjadi pemudi Persis  yang senantiasa bisa berperan aktif dimana saja sesuai dengan peran kita dan melaksanakan  kewajiban kita baik d jamiyyah di keluarga atau di masyarakat karena prioritas kita adalah taat kepada Allah yang tercakup dalam 5 peran tersebut. (*)

****

Oleh: Rika Jamilah, Ketua PC Pemudi Kutawaringin