Menuai apa yang ditanam Para Pendahulu Persis di NTT

Menuai apa yang ditanam Para Pendahulu Persis di NTT

SHARE

Flores – persis.or.id, Dakwah jamiyyah Persatuan Islam di Provinsi NTT yang minoritas muslim tidaklah mudah, masih perlu banyak bantuan moril, materil dan doa untuk keberlangsungan dakwah disana.

Medan yang berat, transportasi yang tidak mudah dan murah, letak geografis kepulauan yang menyulitkan para juru dai berdakwah di kepulauan Sunda Kecil.

Adalah ust Latief Muchtar Ketum PP Persis Ketum PP Persis thn 1983 – 1997, ust Shiddieq allahu yarham sebagai Ketua Bidang Jamiyah 1997 – 2010 yang berlanjut menjadi Ketum, H. Umardia Shaleh Bidang Maliyah PP Persis, H. Husein Bidgar Pembangunan Fisik, H. Buchori Muslim penghubung dengan muhsinin Timur Tengah.

Ada 6 Pimpinan Cabang dan 2 Pimpinan Daerah yang sudah berdiri sejak tahun 80an.

19 Mesjid  yang dibangun diantaranya: al Furqon, Baitul Makmur, arRahman, Nurul Jihad, Nasrun Minalloh, Nurul Syuhada, Nurul Iman, Madrasah Mukhlisin, Pesantren Persis Adonara di Adonara Barat dan Adonara Timur. Beberapa di Alor, Lembata, Ende, Mbay.

photo_2017-08-05_12-50-03 photo_2017-08-05_12-50-01 photo_2017-08-05_12-50-01 (2) photo_2017-08-05_12-49-56 photo_2017-08-05_12-49-55 photo_2017-08-05_12-49-53 photo_2017-08-05_12-49-52

Semoga amal jariyah para orang tua dulu kita tetap mengalir sebagai amal jariyah kepada para pendiri dan muhsinin di NTT, aamiin yaa robbal aalamiin. (*)