Muallimin Persis 212 Kudang Melepas 17 Orang Santri Angkatan Pertamanya

Muallimin Persis 212 Kudang Melepas 17 Orang Santri Angkatan Pertamanya

SHARE

Bandung – persis.or.id, Sebanyak 17 Orang santri Kelas XII Muallmin Pesantren Persis 212 Kudang melaksanakan kegiatan Paturay Tineung dengan tema pergi untuk mengabdi, berpisah untuk kembali  dalam rangka pelepasan santri  setelah 3 tahun lamanya mereka melaksanakan kegiatan belajar di Pesantren.

Momentum ini merupakan kegiatan pertama untuk Muallimin Kudang, karena memang baru tahun 2017 ini Muallimin Kudang mulai meluluskan 17 orang santri angkatan pertamanya. Kegiatan ini dihadiri oleh Orang Tua/Wali Santri, Camat Kecamatan Wanaraja, para Asatidz serta Ketua PD Persis Kabupaten Garut.

Seperti diketahui sejak mulai berdiri tahun 2014, Muallimin Kudang terus menerus  berbenah diri  baik dari segi kualitas dan kuantitas Pesantren. Pembangunan fisik pesantrenpun hingga Tahun 2017 ini masih berlangsung pembangunan lokal baru untuk tingkat Muallimin secara bertahap dan lokasinya tidak jauh dari Komplek  MTs Persis 212 Kudang di Wanaraja.

Pembangunan Pesantren ini murni dari donatur dan agniya di lingkungan Pesantren Persis Kudang.

Ustd Beni Hamzah, S.HI selaku Mudir Muallimin 212 Kudang menyampaikan, Muallimin Persis Kudang adalah satu satunya Madrasah  tingkat Aliyah Persis Jurusan IPA di Wilayah Garut Utara, ini merupakan kelebihan tersendiri bagi Pesantren.

Selain daripada itu Santri Mualllimin Kudang sejak masuk di kelas X mulai dibekali dengan pengetahuan serta keterampilan Beladiri Syufu Taesukhan dan gerakan Kepanduan Syubbanul Yaum, diharapkan ke depan, santri sudah siap secara fisik dan mental dalam menghadapi tantangan ke depan, mereka akan dihadapkan dengan kegiatan Praktek Lapangan baik itu Pra UPKJ atau Kegiatan UPKJ  dimana para santri akan dihadapkan dengan berbagai macam problematika di masyarakat.

Program Markaz Quran juga merupakan Program baru yang saat ini mulai dijalankan di Pesantren Kudang, diharapkan setelah lulus dari Pesantren para santri sudah siap dibidangTahfidzul Quran. Para santri mulai dibina dan dibentuk dengan komunitas santri para pecinta Al-Quran.

Mudirul ‘Am Pesantren Persis 212 Kudang, Ustadz Budiman, dalam khutbah wadanya membacakan kutipan Khutbah Alm Ustadz Shidik Amien pada santrinya di Benda, yang sarat akan didikan, atikan serta amanah dari seorang guru terhadap muridnya.

Beliau mengharapkan, kepada para santri kelas XII yang saat ini akan alih status menjadi Alumni agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang tinggi.

“Kami pihak pesantren mengharapkan kepada seluruh alumni agar melanjutkan pendidikannya kedepan, kalaupun ada yang terkendala dibidang dana tapi santri tersebut siap untuk melanjutkan pendidikan, Insya Allah Pesantren dan Cabang akan mengupayakan semaximal mungkin” tuturnya.

Ketua PD Persis Garut, Al Ustadz H Ena Sumpena yang juga turut hadir dalam kegiatan ini, memberikan Taujih kepada para Santri  selepas mereka meninggalkan Pesantren ini agar menjaga nama baik pesantren dan Persis pada umumnya, jadilah tauladan dan contoh di masyarakat sebagai santri Pesantren Persis.

“Angka 17 ini merupakan usia dewasa kematangan manusia, mudah-mudahan 17 santri yang lulus di Pesantren Kudang ini bisa memberikan kebanggaan Pesantren di masyarakat kelak, pungkasnya.

Kegiatan Paturay Tineung ini terakhir ditutup dengan Tabligh Akbar oleh Dr. Roni Nugraha, M.Ag Dosen STAIPI Persis Bandung serta Kreasi Seni santri dari Santriwan dan santriwati Muallimin Persis 212 Kudang Wanaraja. (*)