PC Persis Cibatu Gelar Muskerja II di Limbangan

PC Persis Cibatu Gelar Muskerja II di Limbangan

SHARE

Garut – persis.or.id, Pimpinan Cabang Persatuan Islam Kecamatan Cibatu (PC Persis Cibatu) menggelar Musyawarah Kerja II di RM Sarmila Kecamatan Limbangan Kabupaten Garut (15/07). Acara yang dihadiri jajaran tasykil cabang serta otonom ini menghasilkan beberapa agenda penting serta program cabang 1 tahun ke depan.

Seperti diketahui Jamiyyah Persatuan Islam Cibatu sudah berdiri sejak tahun 1975, dimana saat pertama kali Persis masuk ke Kecamatan Cibatu tepatnya di kampung Cikarag, kehadiran Persis disana mendapat tantangan dan hambatan yang begitu berat dari masyarakat setempat. Bahkan beberapa tokoh pendiri Persis Cibatu, sempat berurusan dengan pihak berwajib berkenaan dengan gerakan dakwah Persis saat itu yang dianggap menghina peribadahan  orang lain.

Karena alasan keamanan Jamaah Persis Cikarag Cibatu saat itu melaksanakan Pelantikan Jamaah di Pusat Pimpinan Persis pada tanggal 10 Mei 1975 di Bandung.

Berkat perjuangan dan kesabaran para pendiri Persis Cabang Cibatu waktu itu, lambat laun keberadaan Persis di Cibatu sudah dapat diterima masyarakat dan bisa membina jamaah Persis diluar Kecamatan Cibatu, yakni di Kecamatan Kersamanah dan Kecamatan Selaawi yang pada saat sekarang ini sudah berdiri Pimpinan Cabang di Kecamatan tersebut.

PC Persis Cibatu memiliki Otonom lengkap mulai dari Persistri, Pemuda Persis dan Pemudi Persis, terdiri dari 6 Pimpinan Jamaah dan 12 Mesjid dibawah binaan Cabang Persis Cibatu. Untuk lembaga pendidikan, Persis Cabang Cibatu memiliki 4 Pesantren Persis, mulai dari tingkat RA, Madrasah Diniyah, Madrasah Ibtidaiyyah, Mts dan Muallimin/MA Persis.

Ketua PC Persis Cibatu, al Ustadz Oyok Sulaeman manuturkan ke depannya Persis Cibatu akan lebih konsen di Bidang Pembinaan kader ke dalam terutama di Pesantren, sesuai amanah PD Persis berkenaan dengan penambahan anggota baru.

Diharapkan pola pembinaan santri di Pesantren dapat dimaximalkan sehingga para alumni Pesantren Persis di Cibatu tidak sampai  aktif diluar jamiyyah Persis, melainkan dapat membangun Jamiyyah Persis di Cibatu. Tentunya ini perlu dukungan dari semua pihak terutama otonom Persis Cibatu baik itu Pemuda atau Pemudi Persis Cibatu.

Musyawarah Kerja II ini menghasilkan beberapa poin penting, diantaranya yaitu :

  1. Optimalisasi peran PZU sebagai lembaga pengelola Zakat, Infaq, dan Shadaqoh di lingkungan Persis di Cabang Cibatu.
    2. Menjadikan Pesantren sebagai lumbung pembinaan kader anggota Persis baik bagi asatidz dan santri di Pesantren.
    3. Mengadakan Silaturahmi Asatidz  Pesantren Persis di semua jenjang se Kecamatan Cibatu.
    4. Melaksanakan pola pembinaan kader secara bertahap, bertingkat dan berlanjut  dan bekerjasama dengan otonom Persis di Cabang Cibatu, baik itu kegiatan Kajian Rutin, Tamhidul Mubaligin dan kegiatan pembinaan lainnya.
    5. Mendata dan sertifikasi beberapa aset dan wakaf jamiyyah yang ada di lingkungan Persis Kecamatan Cibatu.

 

(/W. Fathurroji)