Pelantikan Ketua dan Tasykil STAI Persis Bandung Masa Jihad 2016-2020

0
94

Bandung, persis.or.id, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Persis Bandung selenggarakan Pelantikan Ketua dan Tasykil untuk masa jihad 2016-2020 bertempat di Mesjid STAI Persis Ciganitri Bandung,  sabtu (21/01/2017).

Dr. Anwarudin selaku demisioner Ketua STAI Persis Bandung sekaligus mewakili senat Civitas Akademika menyampaikan harapannya kepada ketua dan tasykil baru STAI Persis untuk mengupayakan pembentukan institut menjadi skala prioritas dalam program kerjanya karna pembentukan institut itu adalah amanat Muktamar.

Dalam kesempatan ini pula hadir Sekda Jabar Dr. H. Iwa Karniwa S.E.Ak., M.M.,CA., PIA. Yang dalam sambutannya mendukung upaya pembentukan sistem pendidikan yg terstruktur yang sedang digulirkan oleh PP Persis salah satunya melalui lembaga pendidikan STAI Persis Bandung serta mendukung penuh upaya pembentukan institute dan apabila memungkinkan menjadi universitas. Tak lupa beliau memberi saran pembentukan rumah sakit oleh PP Persis. Pungkasnya.

photo_2017-01-21_21-58-20 photo_2017-01-21_21-58-28

Sementara itu ketua STAI Persis terpilih masa jihad 2016-2020 Dr. Nurmawan dalam sambutannya beliau akan mengupayakan dalam program kerjanya untuk penambahan prodi-prodi dan upaya pembentukan institue. Beliau berpendapat bahwa Persis adalah ormas yg mempunyai peradaban yg tinggi dengan lembaga dan sistem pendidikannya yang potensial dan berkualitas. Di akhir sambutannya beliau mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan tak lupa memohon doa semoga STAI Persis bisa menjawab tantangan-tantangan zaman.

Ketua Bidang Tarbiyyah PP Persis Dr. Irfan Syafrudin memberikan apresiasi sekaligus melantik ketua STAI Persis yang baru.

Acara di akhiri dengan taushiyah dari ketua umum PP Persis KH. Aceng Zakaria. Dalam taushiyahnya beliau mengungkapkan bahwa STAI Persis adalah kebanggaan dan yg di banggakan oleh Persis. Dan PP Persis mendukung penuh perkembangan lembaga pendidikan STAI Persis. Beliau juga mengharapkan agar para mahasiswa dan dosen untuk selalu meningkatkan kemampuan kelimuan dan pemahaman tentang Al Qur’an dan Hadits. (/ANP)