PW Persis Banten dan PZU Pusat Galang Dana untuk Palestina

0
149

Banten – persis.or.id, Bertempat di pendopo masjid Raya Serang Banten pada Ahad (28/05/2017) Pimpinan Wilayah Persis Banten bekerja sama dengan PZU menyelenggarakan Kajian Keislaman dan Masa Depan Islam Palestina.

Dihadiri oleh ratusan umat dari berbagai ormas Islam yang ada di provinsi Banten diantaranya Muhammadiyah, NU, Mathla’ul Anwar dll.

Dalam sambutannya ketua PW Persis Banten Drs. H. Aep Saepudin mengucapkan segenap jamiyyah PW Persis Banten mengaturkan terima kasih kepada PP Persis dan  Dr. Jeje Zaenudin yang telah menginisiasi acara semoga menghasilkan apa yang diharapkan.

Pada bulan ini adalah bulan mubarak dimana pada bulan semua amal ibadah dilipat gandakan mari beramal membantu sesama. Semoga substansi Ramadhan dapat menelorkan ikhwan yang berjiwa mujahid

Kondisis umat Islam terutama di Palestina yang begitu mengkhawatirkan, melahirkan suatu keprihatinan. “Palestina adalah saudara kita, tidak boleh ada pembiaran dari kita”, ujar H. Aep

Pada penggalanagn dana dari jamaah yang hadir alhamdulillah sudah terkumpul dana sebesar Rp 33.054.000.

“Semoga dengan adanya acara ini mendapat dana untuk membantu saudara kita di Palestina. Ini adalah waktu yang tepat untuk membantu saudara kita”, ungkapnya. H. Aep pun pada kesempatan itu menyebutkan bahwa kerukunan adalah modal pembangunan, cita cita mulia adalah kerukunan umat untuk mencapai kebahagian bangsa.

photo_2017-05-29_06-13-11
Senada dengan upaya solidaritas untuk muslim Palestina, Dr. Jeje dalam sambutannya menuturkan bahwa kekacauan tidak bisa mewujudkan ekonomi Islam, pendidikan Islam, bahkan untuk beribadah pun sangat sulit. “Bangsa Yahudi yang menduduki bangsa Palestina. Kondisi ini tidak bisa dipisahkan untuk potensi kebangkitan Islam”, terang Dr. Jeje

Beliau memetakan bahwa negara negara di timur tengah akan dipecah belah oleh negara zionis.

“Mudah-mudah itu tidak terjadi pada negeri ini. Kita mesti mengapresiasi kerukunan umat. Persaudaran ini adalah modal menurut syariah, karena modal persatuan dan kesatuan adalah modal utama meraih kemenangan”, ungkapnya. (/HL)