Respons beragam isu pemojokkan terhadap Islam, Pemuda Persis Margahayu Akan Gelar Kuliah...

Respons beragam isu pemojokkan terhadap Islam, Pemuda Persis Margahayu Akan Gelar Kuliah Jam’iyyah

SHARE

Bandung – persis.or.id, Maraknya isu-isu yang berkembang terkait pemojokkan umat Islam dan agamanya, Pemuda Persis Margahayu Kabupaten Bandung akan menggelar “Kuliah Jam’iyyah” pada hari Ahad, 5 Maret 2017, di Aula sekretariat Pimpinan Cabang Persatuan Islam (Persis) Margahayu, Bandung.

Koordinator acara, Fajri Abdurofi mengatakan bahwa tujuan dari acara tersebut agar menyamakan persepsi di kalangan masyarakat dan aparat pemerintah mengenai umat dan ormas Islam.

“Terlebih apabila melihat isu-isu yang berkembang sekarang teramat sering memojokkan umat Islam dan agamanya, seperti halnya isu radikalisme, anti NKRI, anti kebhinekaan, anti Pancasila, dan sebagainya,” papar Fajri saat ditemui di Bandung, Senin(27/02/17).

Kuliah yang berlangsung dari pukul 12:30-17:00 WIB ini akan dihadiri oleh pemateri yang kompeten dan otoritatif. Di antaranya Pakar hukum internasional, Dr. Atip Latifulhayat SH, LLM, Ph.D, dan KH. Muhammad Romli, Ketua Dewan Hisbah Persis.

Atip yang merupakan pakar hukum UNPAD, jelas Fajri akan menyampaikan materi dengan tema “Menegaskan Peran Umat Islam sebagai Pejuang dan Pemersatu Bangsa”.

“Tema yang kami sematkan pada bahasan Dr. Atip bertujuan untuk membangun komunikasi dengan semua pihak. Menyampaikan citra positif ummat Islam dalam membangun NKRI. Tentu saja sekaligus menepis isu-isu miring yang beredar belakangan ini,” jelasnya.

Sementara KH.Muhammad Romli, sambungnya, akan menyampaikan Kajian Jam’iyyah Persis sebagai penguatan internal yang mencakup soliditas, loyalitas, dan keikhlasan dalam berjihad di jam’iyyah Persis.

Fajri juga menargetkan peserta yang hadir sekitar 500-700 orang terdiri dari masyarakat umum, ormas Islam, aparat setempat dari level RT hingga kecamatan, serta tamu undangan dari Polsek Margahayu, MUI, dan Koramil.

“Semoga dengan terselenggaranya acara ini berbagai tujuan dan harapan dapat terlaksana demi tegaknya ‘izzul Islam wal muslimin. Serta semoga Allah meridhai setiap peluh kesah yang kita teteskan,” pungkas Fajri. (/HI)