Stop Free Sex dan Narkoba, Harusnya Masuk dalam Poin Kampanye Germas

0
1207
Photo by : Henry Lukmanul Hakim

Bandung – persis.or.id, Pernyataan menarik muncul dari anggota DPR RI Komisi IX dari Fraksi PAN Dapil Jabar XI, Haerudin Amin, S.Ag, MH, saat memberi paparan tentang peran ormas dalam program pengembangan kesehatan.

“Stop free sex dan stop narkoba,┬áini mestinya dikampanyekan dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), promotif dan preventif”, ujarnya (14/11/2017).

Haerudin menyebutkan dua penyakit yang paling banyak diderita di beberapa kota, pertama Tubercolosis (TBC), kedua adalah HIV Aids. Menurutnya, kesehatan itu bicara perilaku. Free seks itupun perilaku. Butuh keseriusan dalam memperbaiki perilaku keliru.

Dirinya menilai alokasi besar yang digelontorkan Kemenkes RI untuk sosialisasi Germas, mesti efektif. Hampir 500 Milyar Rupiah digunakan untuk pembangunan kesadaran hidup sehat.

“Program Germas butuh berkelanjutan, masif, terprogram dengan baik. Kita punya struktur, punya alur. Pemerintah sebagai eksekutif, kita bisa menitipkan anggaran
itu jauh lebih penting, lebih efektif”, ungkap Haerudin.

Peran ormas dianggapnya sangat strategis. Haerudin juga menyinggung, Pemerintah sebaiknya terus menggandeng ormas dan lembaga pendidikan guna keefektifan program germas tersebut.

(kiri) Haerudin Amin. Photo by: Henry Lukman Hakim

“Infrastruktur kesehatan itu sangat penting, pemerintah tak akan berdaya, jika tak ada swasta yang membangun kesehatan dan pendidikan. Sebab mandatorinya; mencerdaskan kehidupan bangsa, mensejahterakan kehidupan bangsa”, tambahnya. (HL/TG)

 

LEAVE A REPLY

6 − five =