Zaawiyah Turast A. Hassan

Dipublish pada 03 April 2018 Pukul 15:01 WIB

338 Hits

Hassan bin Ahmad atau yang lebih dikenal dengan A. Hassan atau Tuan Hassan yang lahir tahun 1887 di Singapura dan wafat tahun 1958 di Bangil.  Beliau adalah sosok ulama dan pemikir langka yang sangat fenomel di Indonesia. Ialah tidak sempurna apabila berbicara kajian fikih, tafsir, akidah dan pemikiran Islam di Indonesia tanpa memyebut karya dari kakek KH. Lutfie Abdullah Ismail pimpinan Pesantren Persis Bangil-Jawa Timur.

Segudang produk karya A. Hassan menjadisalah satu alternatif rujukan umat IslamIndonesia tekhusus bagi jamaah Persis. Tuan Hassan bagi penulis telah memberikan inspiransi dalam metode dakwah dan khususnya dakwah bilkitabah. Bayangkan! pada zaman A. Hassan  walaupun belum ada mesin ketik apalagi komputer, namun beliau berhasil menulis kurang lebih dari 100 buku keislamanan. Memang selain A. Hassan di Persis banyak ulama yang produktif menulis seperti M. Natsir dan Isa Anshori. Hal ini sejalan dengan kebiasan para ulam tedahulu yang biasa berkarya lewat tulisan misalkan Ibnu Hajar Al-Asqolani (773-852H) dengan Fathu al-Bari sarah kitab Shohih al-Bukhori dan Ibnu al-Mandhur (630-711H)  kamus Lisaan al-Arabi.

Dalam kunjungan singkat  penulis ke pesantren Persis Putra / Putri Bangil 26 Maret Maret lalu, alhamdulillah disambut hangat oleh para asatidz, Ustadz Lutfi Ismail, Ustadz Nurhadi, Ustadz Suud, Ketua Ikatan Alumni Pesantren Persis Bangil (2009-2014) Ustadz Baha dan lain lain. Di sela-sela kunjungan, penulis banyak berdiskusi dengan Ustadz Nurhadi, menurutnya  "kita ini sangat malu sama Tuan A. Hassan". Dapat dipahami dari ungkapan ustadz muda tersebut karena kita sebagai pelanjut  A. Hassan bukan pengikutnya, kurang bisa menjaga dan memelihara dengan baik karyanya.  Apalagi menteladani beliau dalam dakwah bilkitaabah.

Diskusi di ruangan mudir Pesantren Persis Bangil, di situ penulis banyak menanyakan sekitar turast  A. Hassan yang pernah ditulisnya. Namun sayang karya A. Hassan hanya tersimpan dua judul saja di lemari, yaitu tafsir Al-Furqon cetakan pertama 4 jilid dan Risalah Tauhid dan lainnya tidak diketemukan. Semoga turast A. Hassan lainnya masih terjaga di rumah-rumah asatidz  Persis dan atau di toko buku. Di Bandung yang masih menyimpan turast A. Hassan dengan baik adalah KH. Atang AS walaupun tidak semuanya. Salah satu hasil silaturahmi penulis adalah sepakat bahw a turast A. Hassan harus terus dikaji dan dirawat dengan baik, misalkan di setiap Perpustakaan Pesantren Persis penting adanya Turast A. Hassan Corner/ Zaawiyah yang memuat semua karya A. Hassan.

Dengan adanya Zaawiyah Turast A. Hassan diharapkan tradisi keilmuan ulama Persis dan khususnya dalam dakwah bilkitabahdapat disurituladani oleh para pelanjutnya dimanapun mereka berada. Juga sekaligus bentuk penghargaan nyata kepada  A. Hassan sebagai guru pertama dan utama di Persis, serta untuk menjaga dari keraiban turastnya yang terpencar dan belum tersusun dengan rapih. Selain itu kehadiran Corner  A. Hassan kiranya akan mengedukasi para santri dan kader Persis yang mulai lupa terhadap turats beliau. Bahkan tidak sedikit dari kita yang hanya sekedar bernostalgia dengan kehebatan  A. Hassan dalam berfiqih dan berdebat.

Karya-Karya A. Hassan antara lain :

1.   Tafsir Al-Quran, Al-Furqan, 1956.
2.   Soal-Jawab tentang Berbagai Masalah Agama (4 jilid)
3.   Kitab Pengajaran Shalat
4.   Tarjamah Bulughul Maraam (selesai 17-8-1958)
5.   A.B.D. Politik
6.   Adakah Tuhan?
7.   Al-Burhan
8.   Al-Fara'id
9.   Al-Hidayah
10. Al-Hikam
11. Al-Iman
12. Al-Jawahir
13. Al-Manasik
14. Al-Mazhab
15. Al-Mukhtar
16. An-Nubuwwah
17. Apa Dia Islam?
18. Aqaid
19. At-Tauhid
20. Bacaan Sembahyang
21. Belajar Membaca Huruf Arab
22. Bibel lawan Bibel
23. Debat Kebangsaan
24. Debat Luar Biasa
25. Debat Riba
26. Debat Taklid
27. Debat Talqin
28. Dosa-dosa Yesus
29. First Step
30. Hafalan
31. Hai Cucuku
32. Hai Putriku
33. Halalkah Bermazhab?
34. Is Muhammad a Prophet?
35. Isa dan Agamanya,
36. Isa Disalib?
37. Isra' Mi'raj,
38. Kamus Persamaan,
39. Kamus Rampaian,
40. Kesopanan Islam,
41. Kesopanan Tinggi,
42. Ketuhanan Yesus,
43. Kitab Riba,
44. Kitab Tajwid,
45. Matan Ajrumiyah,
46. Merebut Kekuasaan,
47. Muhammad Rasul,
48. Nahwu,
49. Pedoman Tahajji,
50. Pemerintahan Islam,
51. Pengajaran Shalat,
52. Pepatah,
53. Perempuan Islam,
54. Qaidah Ibtidaiyah,
55. Ringkasan Islam,
56. Risalah Ahmadiyah,
57. Risalah Hajji,
58. Risalah Jum'at,
59. Risalah Kudung,
60. Special Diction,
61. Surat Yasin,
62. Syair,
63. Talqien,
64. Tertawa,
65. Topeng Dajjal,
66. Wajibkah Zakat?
67. What is Islam.

Oleh : Dr. Arip Rahman, Lc. MA

Sebarkan Tulisan ini

Apa Komentar Anda?