11 Januari Gerhana Bulan Penumbra, Persis: Tidak ada Shalat Sunnah Khusuf

11 Januari Gerhana Bulan Penumbra, Persis: Tidak ada Shalat Sunnah Khusuf

Dipublish pada 08 Januari 2020 Pukul 12:38 WIB

9276 Hits

Bandung - persis.or.id, Gerhana bulan penumbra akan melewati Indonesia pada Sabtu 11 Januari 2020. Gerhana bulan penumbra ini akan menjadi gerhana bulan pertama yang melewati Indonesia pada tahun 2020 ini.

Ketua Dewan Hisab Rukyat (DHR) Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) KH. Muhammad Iqbal Santoso membenarkan fenomema alam tersebut. Iqbal menyatakan tidak ada sholat sunnah khusuf pada Gerhana bulan nanti, demian dikataka Iqbal kepada persis.or.id pada Rabu (8/1/2020)

"Pasalnya, Rasulullah tidak melakukan Shalat Gerhana (khusuf) saat gerhana penumbral," jelas Iqbal.

Secara ilmuan Gerhana bulan penumbra tidak mudah untuk diamati karena saat itu hanya ada perubahan intensitas cahaya saja (bulan purnama meredup) itupun hanya bisa dilihat oleh orang-orang tertentu yang terbiasa (ahli). Masyarakat awam sulit membedakan Gerhana dengan purnama saat langit mendung.

Sementara Usman Burhanudiin yang juga anggota muda DHR PP Persis menambahkan, ada gerhana, tetapi hanya Gerhana Bulan Penumbral. Gerhana bulan Penumbral terjadi saat bulan melewati bayangan semu bumi (bayangan Penumbra, bayangan terang).

Pada peristiwa gerhana bulan penumbral cahaya bulan hanya sedikit redup aja. Bahkan bagi yang tidak pakai teleskop dan tidak terbiasa mengamati langit bulan akan keliatan biasa-biasa aja. Tidak ada perubahan pada Gerhana Bulan Penumbral.

Dengan demikian, Gerhana Penumbral bukan dimaksud gerhana (KHUSUF) menurut syari. Hingga tidak ada syariat Ibadah gerhana. Gerhana Penumbral ini paling banyak terjadi dalam setahun dibanding gerhana Umbral (baik total atau sebagian). Di tahun 2020 saja terjadi 4 kali gerhana Penumbral: 11 Januari 2020; 6 Juni 2020, 5 Juli 2020; 30 November 2020. (/HL)


Sebarkan Tulisan ini

Apa Komentar Anda?