Buah Muktamar V Ikatan Pelajar Persis Putri

Buah Muktamar V Ikatan Pelajar Persis Putri

Dipublish pada 06 Januari 2020 Pukul 21:35 WIB

462 Hits

Bandung - persis.or.id, Muktamar  merupakan acara yang sudah di rencanakan dari jauh-jauh hari, tentunya agenda ini adalah agenda yang sangat dinantikan oleh tasykil PP. IPPi khususnya, dan oleh pelajar persis se- Indonesia umumnya. Karena momentum muktamar merupakan satu momentum dengan durasi terlama untuk saling mencurahkan gagasan agar Ikatan Pelajar Persis Putri menjadi suatu organisasi  lebih maju dan ideal di kancah nasional. Momentum ini pula yang akan menentukan siapa ketua umum yg akan melanjutkan estafeta kepemimpinan selanjutnya.

Muktamar V Ikatan Pelajar Persis Putri ini dilaksanakan selama 4 hari yaitu  28-31 Desember 2019. Opening ceremony muktamar V ini diselenggarakan di Gedung Serba Guna Balai Kota pada 28 Desember 2019. Ikatan Pelajar Persis Putri mendapat banyak apresiasi dari seluruh Otonom PERSIS yang dihadiri oleh para ketua umum dan yang mewakili PP. PERSIS/PERSISTRI, PP. PEMUDA/PEMUDI, PP. HIMA/HIMI dan lembaga PERSIS lain seperti; Syurul Khan, Brigade PERSIS, Persis Photography, Hayatuna Radio, Persis Tv dan lainnya. Muktamar kali ini juga di meriahkan oleh Sugema Angklung. Tak hanya oleh Badan otonom, Pada kesempatan itu juga opening ceremony dihadiri oleh OKP yang ada di Indonesia seperti; IPM, IPPNU, PII wati, IPA dan yang lainnya.

Pada Opening Muktamar kali ini, Suasana lebih mengharukan karena di hadiri oleh para orang tua dari jajaran tasykil Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Persis Putri. Tak hanya itu, pada momentum ini salah satu lembaga media Persatuan Islam yaitu Hayatuna melangsungkan talkshow yang di isi oleh seluruh ketua umum badan otonom dan yang  mewakilinya, Dalam talkshow tersebut, host membahas tentang "Bagaimana kesan pertama datang ke acara Muktamar V Ikatan Pelajar Persis Putri?".

Farhan Fuadi Rahman selaku PP. Hima PERSIS menyatakan bahwa : "Hima Persis yang mempunyai emosional kuat dengan IPP/IPPi, tentunya amat berbahagia karena kita secara historis juga mengikuti prosesnya, bahkan beberapa dari kami juga bagian dari sejarah berdirinya Ikatan Pelajar Persis Putri, hingga apa yang kita lihat hari ini, progres-progres yang ditunjukkan, bagaimana tadi gebyarnya acara. Tentunya menjadi kebanggaan sendiri bagi kami, bahwa apa yang telah diupayakan khusus dakwah jamiyyah bagi pelajar ini nampaknya akan atau mulai membuahkan hasil yang signifikan..".

Al-Ustadz Eka Permana Habibillah selaku Ketua Umum PP. Pemuda Persis juga memberikan pernyataannya : "Saya katakan sangat luarbiasa, sangat gembira, bangga dengan kondisi mereka yang masih pelajar, Tentunya membuat event besar seperti ini saya pikir cukup memberatkan, tapi alhamdulillah bisa berjalan dengan baik, tertata dengan rapi, bahkan orang tua dari tasykil pun diundang bahkan diberi seragam. Sangat luar biasa persiapan mereka membuat acara ini. Saya berpikir juga, kenapa keluarga tidak dikaitkan dengan dengan kegiatan kali ini sebagai wujud bahwa kegiatan jamiyyah itu tidaklah bertentangan dengan aktifitas keluarga. Jadi, saya sangat gembira dan saya ucapkan semoga sukses dan menghasilkan hasil yang maksimal di kegiatan Muktamar ini.”.

Tanggapan selanjutnya dari Rani Nuraeni selaku PP. Himi PERSIS, Berikut pernyataannya, “Menurut kami, ketika masuk melihat banyak sekali peserta yang hadir itu sudah sangat meriah. Kenapa? Karena, menggiring masa itu hal yang sangat sulit. Tapi, ketika melihat ini (muktamar), IPPi bisa mengambil, berdakwah sebegitu banyaknya Pelajar PERSIS se-Indonesia. Jadi, jelaslah kami sangat bangga sekali dengan Ikatan Pelajar Persis Putri ini dalam menyelenggarakan kegiatan dakwahnya, termasuk kegiatan Muktamar kali ini.”.

Dan terakhir, tanggapan dari Ina Hanafiah selaku Ketua Umum PP. pemudi PERSIS, Beliau memberikan pernyataan : “Ini kali pertama saya masuk ke arena Muktamar dilingkungan Pelajar Persis Putri, sebelumnya pernah, tapi Qodarullah saya belum sempat masuk ke ruangannya karena beberapa hal. Pada saat masuk, tentu luarbiasa sekali melihat adik-adikku sekalian, berseragam rapi, berkerudung rapi. Memasuki arena muktamar ini adalah awalan, pintu melaksanakan muktamar yaitu Pembukaan. Teman-teman, adik-adikku sekalian sudah mulai paham kemudian belajar bagaimana menyampaikan acara dan lain sebagainya. Mudah-mudahan tidak hanya seragamnya saja dari luar tapi juga didalamnya ada kekompakan, tapi kemudian saya lihat dari kekompakkan adik-adikku sekalian dalam melaksanakan muktamar kali ini. Dan selamat melaksanakan muktamar bagi Ikatan Pelajar Persis Putri, selamat bermusyawarah mudah-mudahan menghasilkan keputusan-keputusan terbaik bagi keberadaan IPPi di lingkungan keluarga PERSIS.”.

Acara opening ceremony pun berlanjut sampai penutupan oleh mc. Lalu para delegasi PD. IPPi beserta peserta lainnya melanjutkan acara sidang di PPI 50 Lembang. Kemudian dilanjutkan pada acara inti yaitu persidangan yang terdiri dari 3 Pleno ; Pleno 1 (membahas tata tertib persidangan), Pleno 2 (membahas Laporan Pertanggungjawaban Tasykil pimpinan pusat Ikatan Pelajar Persis Putri masa jihad 2017-2019), serta Pleno 3 (Pemilihan ketua Umum). Terdapat dua siding dalam dalam Peno 3 ini, yaitu Sidang komisi yang dibagi menjadi 3 komisi :

→ komisi A (NA-ND, GBHO dan rekomendasi Muktamar),

→ komisi B (Administrasi umum, manhaj organisasi),

→ komisi C (Manhaj kaderisasi dan Manhaj tulis baca).

Dilanjutkan dengan sidang paripurna hingga pada hari senin tgl 30 Desember melangsungkan pemilihan Ketua Umum, yang berlangsung di PPI 50 Lembang .

Dala Muktamar kali ini terdapat beberapa hal yang diubah diantaranya : 

1. Adanya pengkaderan untuk pelajar persis tingkat 1-2 tsanawiyah dinamakan Pra kader.

2. Adanya perubahan sistem pengkaderan, yg mulanya "pengkaderan di mulai dari kelas 1-2 mualimien” menjadi "pengkaderan dimulai dari kelas 3 Tsanawiyah sampai kelas 1-2 Mualimien/SLTA/Sederajat.”.

3. Dari pasal 3 ayat 2 tentang kriteria calon, mulanya "calon ketua umum IPPi adalah Mahasiswa tingkat 1 dan 2 atau sederajat diubah menjadi ketua umum IPPi adalah kelas 3 Mu'allimien/SLTA/Sederajat atau Mahasiswa tingkat 1 dan 2 atau sederajat.

Setelah sidang tata tertib pemilihan ketua umum , sidang pun dilanjutkan pada verifikasi bakal calon yang pada mulanya bakal calon berjumlah 17 orang yg didalamnya terdapat tasykil PP. IPPi dan tasykil PD. IPPi (Kelas 3 Mualimien, namun gugur ketika verifikasi calon ketua umum) dari berbagai daerah. Verifikasi ini berfungsi untuk mencari siapa bakal calon yang sesuai dengan kriteria calon yang sudah di sepakati pada sidang sebelumnya. Pada akhirnya verifikasi bakal calon ini menyisakan 5 calon ketua umum, yaitu :

1. Niken bintan

2. Mutiara Alifia

3. Nisa Arrifqo

4. Chikara Putri

5. Luthfi Anbar Fauziah

Musyawarah pemilihan ketua umum dilangsungkan dan ketua terpilih murni dipilih secara musyawarah-mufakat oleh para santri/kader IPPi yang menjadi peserta dalam Muktamar V Ikatan Pelajar Persis Putri, adapun tasykil Pimpinan Pusat yang pada saat itu sudah demisioner hanya menjadi peninjau. Sampai pada akhirnya saudari Luthfi Anbar Fauziah  mahasiswi tingkat II yang berasal dari Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Persis Putri  Kota Bandung masa jihad 2016-2017,  terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Pelajar Persis Putri Masa Jihad 2020-2022, dilanjutkan pada penutupan sidang oleh Presidium 1. Dipenghujung acara, ketua umum terpilih memberi sambutan pertamanya sebagai berikut, “Majunya Ikatan Pelajar Persis Putri itu bukan karena santrinya saja tapi juga karena support dari para Asatidz selaku orang tua”.

Demikianlah Buah dari Muktamar V Ikatan Pelajar Persis Putri. (/Kominfo PP. IPPi)

Bandung, 4 januari 2020


Sebarkan Tulisan ini

Apa Komentar Anda?