Dicari: Siswa Berprestasi untuk Program Beasiswa di Pesantren Persis Tarogong

Dicari: Siswa Berprestasi untuk Program Beasiswa di Pesantren Persis Tarogong

Dipublish pada 18 Januari 2020 Pukul 16:13 WIB

2095 Hits

Pesantren Persis Tarogong memiliki komitmen dalam melahirkan generasi muslim masa depan. Komitmen ini ditujukan kepada seluruh santri di Pesantren Persis Tarogong, termasuk santri yang memiliki masalah finansial dalam pendidikan. Inilah yang kemudian melatarbelakangi Pesantren Persis Tarogong meluncurkan program beasiswa santri berprestasi dan kurang mampu sejak 12 tahun lalu.

"Kami sangat serius dalam membina generasi muslim masa depan yang berakhlakul karimah dan tafaqquh fiddin. Dengan dukungan berbagai pihak, kami berusaha menyediakan pendidikan yang unggul dan berkualitas,” ujar Ustadz Adung Abdurrohman, Pembantu Mudir ‘am Bidang Kesejahteraan dan Sosial Pesantren Persis Tarogong.

Ustadz Adung menambahkan, “Ini merupakan salah satu usaha kami dalam memberikan kesempatan kepada siapa saja untuk menikmati layanan pendidikan unggul agar para santri dapat meraih impian dan memberikan yang terbaik kepada perjuangan Islam dan bangsa.”

Pembukaan pendaftaran beasiswa akan dimulai pada tanggal 1 hingga 20 Februari 2020. Bagi calon santri yang memenuhi persyaratan selanjutnya akan mengikuti tes dan seleksi pada tanggal 22 dan 23 Februari 2020. Kemudian, Pesantren akan mengumumkan calon santri peraih beasiswa pada tanggal 3 dan 6 Maret 2020.

Cakupan beasiswa

Melalui rilis resmi, Pesantren menyediakan beasiswa berupa biaya pendidikan dan asrama gratis selama 3 tahun. Biaya pendaftaran untuk program beasiswa ini juga digratiskan.

Dengan beasiswa ini, santri dapat menikmati seluruh fasilitas Pesantren sejak masuk hingga lulus, termasuk biaya pendidikan, biaya makan, dan pendukung pembelajaran lainnya.

Jumlah beasiswa yang diberikan bagi calon santri bergantung pada hasil tes dan seleksi. “Dalam beberapa tahun ini Pesantren memberikan beasiswa berprestasi dan kurang mampu rata-rata berjumlah sekitar 20-30 santri setiap tahun. Tapi kami tidak membatasi kuota, sepanjang memenuhi kriteria, maka beasiswa dapat diberikan,” ujar Ustadz Adung.

Selama proses belajar di Pesantren, peraih beasiswa akan memiliki pengalaman belajar yang sama dengan santri lainnya, bahkan mendapat pembinaan khusus. Setiap bulan, mereka memperoleh penguatan agar perkembangan belajar, akhlak, dan prestasinya terpantau dengan baik. Mereka juga dituntut untuk tetap mempertahankan prestasi dan menjaga akhlaknya. Di akhir semester, akan ada evaluasi bagi hasil yang mereka capai.

Setelah lulus, Pesantren juga mengusahakan agar para peraih beasiswa memperoleh beasiswa baik dari kampus dalam atau luar negeri sehingga mereka dapat terus meraih pendidikan tertinggi.

Syarat peserta

Untuk meraih beasiswa ini, calon santri harus sesuai dengan kriteria dan ketentuan yang ditetapkan oleh Pesantren. “Kami mencari dan menyeleksi calon-calon santri dari berbagai pelosok daerah. Kandidat yang ideal adalah memiliki keunggulan prestasi akademik, hafal beberapa juz Alquran dan berasal dari keluarga kurang mampu,” ujar Ustadz Mohammad Iqbal Santoso, Mudir ‘am Pesantren Persis Tarogong.

Ustadz Iqbal menambahkan, “Kami sengaja menetapkan kriteria tersebut untuk memberikan kesempatan dan akses kepada mereka yang berprestasi tetapi terkendala oleh kondisi finansial. Di beberapa daerah, banyak anak yang berprestasi tetapi putus sekolah karena kondisi ekonomi keluarganya.”

“Mereka adalah aset dan potensi bagi agama dan bangsa yang jika kita bina Insyaallah akan berprestasi dan mampu mengharumkan Islam dan bangsa,” tambah Ustadz Iqbal.

Catatan khusus

Lebih jauh, Ustadz Adung mengungkapkan bahwa tahapan pendaftaran beasiswa diawali dengan seleksi administrasi. Pada tahap ini, seluruh ketentuan beasiswa harus dibuktikan dengan melampirkan dokumen-dokumen pendukung.

Prestasi akademik dibuktikan dengan fotokopi rapor 5 semester terakhir dengan nilai rata-rata minimal 85 atau peringkat 3 besar dan Surat Rekomendasi dari sekolah asal. Untuk hafalan Al Quran dibuktikan dengan sertifikat Tahfizh atau Surat Keterangan Tahfizh. Sementara kondisi kurang mampu dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu dari desa/kelurahan setempat. 

Seluruh berkas persyaratan beasiswa diserahkan secara langsung saat pendaftaran (tidak bisa melalui online) untuk diverifikasi. Jika kriteria terpenuhi, calon peserta dapat mengikuti proses selanjutnya yaitu mengikuti seleksi/tes.

Informasi lengkap mengenai program beasiswa tersebut dapat dilihat pada website PSB Pesantren Persis Tarogong: https://psb.persistarogong.com


Sebarkan Tulisan ini

Apa Komentar Anda?