Ijtima Ulama MUI Sepakati 12 Poin Keputusan

Ijtima Ulama MUI Sepakati 12 Poin Keputusan

Dipublish pada 11 November 2021 Pukul 21:34 WIB

578 Hits

Jakarta, persis.or.id - Ijtima Ulama ke-7 Komisi Fatwa se-Indonesia Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi ditutup Kamis (11/10/12). Ijtima Ulama kali ini menyepakati 12 poin bahasan.

Keduabelas bahasan tersebut yaitu makna jihad, makna khilafah dalam konteks NKRI, kriteria penodaan agama, tinjauan pajak bea cukai dan juga retribusi untuk kepentingan kemaslahatan, panduan pemilu dan pemilukada yang lebih bermaslahat bagi bangsa, dan distribusi lahan untuk pemerataan dan kemaslahatan.

Selain itu, ada pula keputusan mengenai hukum pinjaman online, hukum transplantasi rahim, hukum cryptocurrency (mata uang digital), penyaluran dana zakat dalam bentuk qardhun hasan, hukum zakat perusahaan, dan hukum zakat saham.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, KH. Asrorun Niam Sholeh mengatakan, selama berjalannya Ijtima Ulama ketujuh ini, terjadi permusyawaratan yang saling menguatkan dan mengokohkan. Hal ini menjadi wujud dari shillatul fikri (ketersambungan pemikiran) yang terjadi karena pertimbangan kemaslahatan.

"Perdebatan ide, gagasan yang justru menguatkan dan mengokohkan, serta meneguhkan ukhuwah dan juga kebersamaan di antara kita,’’ ujarnya dalam sambutan penutupan Ijtima Ulama.

Kiai Asrorun Niam menambahkan, selama berjalan, musyawarah tidak didasarkan kepada kepentingan yang bersifat personal, baik ananiah (egois), hizbiyyah (fanati sempit), maupun lainnya.

‘’Ini adalah hal yang patut kita syukuri. Musyawarah yang didasarkan kepada ide, ilmu, dan hikmah akan saling menguatkan dan mengokohkan,’’tambahnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Nahdlah ini mengungkapkan, kesepakatan sebagai bagian dari wujud komitmen untuk optimalisasi fatwa guna mengoptimalkan kemaslahatan bangsa.

“Musyawarah sudah kita lakukan, hasil-hasil telah kita sepakati, dengan hasil ini kita bertawakal kepada Allah mudah-mudahan ini bisa menjadi panduan di dalam mewujudkan baldatun, toyyobatun, dan warrobun ghafur,’’ kata dia.


Sebarkan Tulisan ini

Apa Komentar Anda?