Juarai Kompetensi Sains Nasional Tingkat Kabupaten, Santri SMA Plus Muallimin Melaju ke Tingkat Provinsi

Juarai Kompetensi Sains Nasional Tingkat Kabupaten, Santri SMA Plus Muallimin Melaju ke Tingkat Provinsi

Dipublish pada 13 Agustus 2020 Pukul 21:42 WIB

567 Hits

Tasikmalaya - persis.or.id, SMA Plus Muallimin berhasil menjadi juara dalam ajang Kompetensi Sains Nasional tingkat Kabupaten (KSN-K) pada bidang Kebumian. Keberhasilan ini diraih oleh salah satu santrinya yang bernama Rifa Silviani Nurseha yang kini duduk di kelas XII MIPA.

Berdasarkan surat keputusan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII nomor: 420/761/CADISDIKWIL XII tertanggal 16 Maret 2020, Rifa dinobatkan sebagai juara 3. Hasil ini sangat menggembirakan pihak SMA karena keputusan ini berarti salah satu santrinya lolos ke tingkat provinsi.

"Alhamdulillah ada salah satu perwakilan santri kami yang bisa mengikuti ajang Kompetisi Sains Nasional tingkat Provinsi. Ini menunjukkan konsistensi SMA Plus Muallimin untuk tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan tapi juga bisa berprestasi di bidang akademik. Ini sangat sejalan dengan 2 kurikulum yang dijalankan di sekolah kami, yaitu kurikulum pesantren khas Persatuan Islam dan Kurikulum yang telah ditetapkan oleh dinas pendidikan." Kata Ustaz Yuyu Wahyu, S.Th.I., M.M. selaku Mudir Am.

Rifa yang merupakan putri dari pasangan Reni Nurseha dan Furqon Sulaeman ini mengikuti KSN-P pada hari Kamis, 13 Agustus 2020 selama 180 menit. Menurut panitia pelaksana, ajang kali ini dilaksanakan via daring karena masih dalam masa penanganan Covid-19.

"Meskipun dilaksanakan secara daring, saya berharap para peserta bisa jujur dalam pelaksanaan lomba. Bagaimana pun ini adalah seleksi untuk melaju ke tingkat nasional yang membutuhkan siswa-siswi dengan kualitas terbaik." Ujar Rifa penuh harap.

Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Dani Hidayat, S.Pd., memiliki harapan yang sama.

"Ajang ini dianggap berhasil di kala pesertanya bisa mengerjakan soal dengan jujur. Kekhawatiran ada ketidakjujuran bukan tanpa alasan, sebab sebelumnya ajang ini selalu dengan protokol pengawasan yang ketat. Kami akan sangat bangga ketika santri kami bisa mengikuti lomba dengan kemampuan dirinya sendiri. Sehingga kami akan memberikan penghargaan yang terbaik bagi santri berprestasi." Ucap Dani. (/MF)


Sebarkan Tulisan ini

Apa Komentar Anda?