Kongres Umat Islam Indonesia ke VII, Persis: Saatnya Umat Islam Jadi Subjek dan Pelaku Pembangunan.

Kongres Umat Islam Indonesia ke VII, Persis: Saatnya Umat Islam Jadi Subjek dan Pelaku Pembangunan.

Dipublish pada 27 Februari 2020 Pukul 20:34 WIB

1354 Hits

Babel - persis.or.id, Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Persatuan Islam (Persis), Dr. Jeje Zaenudin menaruh harapan pada Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke-7. Menurutnya, sudah saatnya umat Islam memainkan peran penting di Indonesia.

"Sudah sepatutnya dan sudah saatnya umat (Islam) sebagai penduduk mayoritas Indonesia mampu menentukan, mengarahkan dan mengatur kehidupan dan masa depannya sendiri secara mandiri," ungkap Jeje, Kamis (27/2).

Ia mengatakan, umat Islam saatnya menjadi subjek dan pelaku pembangunan di segala bidang. Peran umat Islam jangan lagi hanya jadi sekadar pelengkap apalagi menjadi objek.

KUII ke-7 mengusung tema 'Strategi Perjuangan Umat Islam Indonesia Dalam Mewujudkan NKRI yang Maju, Adil dan Beradab'. Menurut Jeje, tema tersebut artinya kembali kepada konsensus bersama bangsa Indonesia sebagai bangsa yang religius.

"Bangsa religius yaitu maju secara lahir batin, maju jiwa dan raganya, maju ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta maju iman dan takwanya (imtaq)," ujarnya.

Pada bangsa dan negara yang religius, menurutnya, ada tegaknya keadilan dalam aspek hukum, ekonomi dan sosial. Selain itu, terwujudnya peradaban mulia yang berbasis kepada nilai ketuhanan dan kemanusiaan.

Jeje juga menyampaikan, sebagai salah seorang undangan peserta KUII ke-5, sangat berharap semua materi KUII ke-7 yang sudah diagendakan benar-benar terlaksanakan dengan sebaik-baiknya. Kemudian seluruh produk KUII dapat terealisasikan secara maksimal. "Sehingga KUII memberi hasil yang nyata bagi kemaslahatan umat dan bangsa," ujarnya.

KUII ke-7 diselenggarakan di Kota Pangkal Pinang, Bangka Belitung pada 26-29 Februari 2020. Peserta KUII terdiri dari ulama, tokoh bangsa, tokoh agama, zuama pemerintahan, ormas Islam, cendekiawan, pengusaha, utusan partai politik dan lain sebagainya. Di KUII akan membahas politik, ekonomi, pendidikan, kebudayaan, hukum, kehidupan beragama, Islam wasthiyah, filantropi Islam, media dan yang lainnya.

 

Sumber: republika.co.id

 


Sebarkan Tulisan ini

Apa Komentar Anda?