Mantapkan Berangkat Haji Plus, Direktur Utama Biofarma Pilih Karya Imtaq

Mantapkan Berangkat Haji Plus, Direktur Utama Biofarma Pilih Karya Imtaq

Dipublish pada 03 Agustus 2019 Pukul 08:13 WIB

1520 Hits

Bandung - persis.or.id, Direktur Utama Biofarma Dr. M. Rahman Rustam beserta istrinya memilih Karya Imtaq sebagai biro pembimbing perjalanan haji plus.

Di tengah kesibukan yang luar biasa, Rahman disarankan oleh beberapa rekannya agar mengambil layanan Haji Plus.

"Dikarenakan keterbatasan waktu, karena masih banyak tugas-tugas dari kementrian, ketika saya sudah daftar haji reguler dan saya melaporkan ke kementrian di Jakarta, saya disarankan untuk ambil yang waktunya tidak lama, ya haji plus", ujarnya, Sabtu (03/08/2019).

Saat mencari-cari biro travel haji plus yang dirasa representatif, akhirnya rekan-rekannya di Kementrian Kesehatan merekomendasikan Rahman untuk memilih PT Karya Imtaq, perusahaan biro travel haji umro milik Persatuan Islam.

"Banyak teman yang merekomendasikan ke PT Karya Imtaq, dan alhamdulillah saya coba hubungi PT Karya imtaq tidak ada kendala", ungkap Rahman kepada persis.or.id

Awalnya Rahman hendak mengambil haji yang lama (reguler), namun karena rekomendasi dari kemenetrian harus ikut haji plus agar tidak memakan  waktu yang lama, akhirnya Rahman memustuskan ikut rombongan musim haji tahun 2019 ini.

Rahman merasa sangat terbantu dengan semua pelayanan yang diberikan oleh pihak Karya Imtaq.

"Saya sangat terbantu sekali, sejak mulai mendaftar, diberi pengarahan, hingga manasik hari ini, me jelang keberangkatan saya menuju tanah suci", tuturnya.

Rahman yang telah mendaftar haji pada tahun 2012 itu, awalnya hanya mendengar saja tentang  travel umroh dan haji PT Karya Imtaq.

Kini ia mengenal Karya Imtaq lebih dan merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Rahman berharap, dirinya bisa mengimplementasikan  syariah-syariah yang mutlak dilakukan dalam ibadah haji.

Rahman mengaku bisa mempelajari kaifiyat ibadah haji dengan mudah, selain pihak Karya Imtaq memberikan buku panduan, juga para jamaah dibuat mudah untuk berinteraksi dan diskusi via group whatsaapp.

"Memang, manasik saja tidak cukup, harus dengan tambahan diskusi dengan pembimbing", tambah Rahman.

Rahman akan berangkat bersama istri tercinta serta teman sekantornya juga turut membersamai.

"Totalnya, kami berjumlah delapan orang.  Teman teman saya juga bersama istri mereka. Alhamdulillha", pungkas Rahman. (HL/TG)


Sebarkan Tulisan ini

Apa Komentar Anda?