Pandangan serta Sikap PERSIS tentang Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019

Pandangan serta Sikap PERSIS tentang Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019

Dipublish pada 03 Januari 2019 Pukul 09:36 WIB

3806 Hits



 

بسم الله الرحمن الرحيم

Mencermati dinamika sosial politik umat Islam Indonesia dan warga Jamiyah Persatuan Islam pada khususnya, dalam menghadapi pemilihan umum legislatif dan pemilihan umum presiden wakil presiden yang akan dilaksanakan secara serentak pada 17 April 2019, serta memperhatikan tuntutan dan kebutuhan dari umat atas sikap serta arahan politik Persatuan Islam, maka dengan ini kami menyampaikan pandangan dan sikap sebagai berikut :

1. PERSIS memandang politik berikut seluruh prosesnya sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari ajaran Islam terutama dalam merealisasikan perintah berdakwah dan amar ma’ruf nahyi munkar yang salah satunya ditegakan melalui kekuasaan politik. Oleh sebab itu, Pemilu sebagai mekanisme meraih kekuasaan politik secara legal dan sah mesti dipahami dan diposisikan sebagai ikhtiar dalam menegakan kedaulatan Allah yang dimandatkan kepada manusia untuk direalisasikannya melalui cara-cara musyawarah yang penuh hikmah.

2. PERSIS mendukung dan siap mengambil peran aktif dalam mensosialisasikan budaya berpolitik yang bersih, jujur, santun, dan saling menghormati dalam perbedaan serta mengedepankan keutuhan umat dan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan.

3. PERSIS menolak politik yang hanya berorentasi pemenuhan hasrat kekuasaan sehingga menempuh cara-cara curang, transaksional, manipulatif,  money politic, dan menghalalkan segala cara demi meraih kemenangan, sebagaimana menolak politisasi agama dan simbol-simbol keagamaan untuk kepentingan syahwat politik yang justru jauh dari cita-cita agama itu sendiri.

4. PERSIS menolak stigmatisasi ekstrimis, radikal, intoleran, anti NKRI, anti Pancasila, anti kebhinekaan, dan sebagainya yang dituduhkan kepada sebagian kelompok tanpa bukti yang kuat, sehingga berdampak mendiskreditkan nama dan pemeluk agama tertentu.

5. PERSIS menyadari bahwa masih banyak kelemahan  yang terdapat dalam sistem dan proses Pemilu, namun demikian tetap menyerukan seluruh  keluarga besar Jamiyah dan umat Islam pada umumnya untuk menggunakan hak pilihnya dan memenangkan calon-calon legislatif maupun presiden dan wakil presiden yang dinilai mempunyai kapasitas, kapabilitas, dan integritas yang mampu membawa Indonesia menjadi Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur (Negeri yang subur makmur di bawah naungan ridha Allah SWT).

6. PERSIS menghimbau pemerintah Republik Indonesia untuk bersikap netral dalam penyelenggaraan Pemilu Calon Legislatif dan Pemilu Presiden 2019.

7. PERSIS menghimbau Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menyelenggarakan Pemilu Calon Legislatif dan Pemilu Presiden 2019 yang jujur, adil dan profesional.

8. PERSIS mendukung kader-kader  muda Islam dan kader muda Persatuan Islam khususnya yang mempunyai kapasitas dan integritas agar ikut terlibat secara aktif dalam perjuangan politik sebagai upaya mengimplementasikan nilai-nilai kemuliaan, kejujuran, kepemimpinan, kesatriaan, patriotisme, dan kenegarawanan yang berdasarkan akhlak Islami.

9. PERSIS menghimbau umat Islam Indonesia untuk menggunakan hak pilih secara cerdas dengan mempertimbangkan rasionalitas berlandaskan kepada kriteria pemimpin berdasarkan al-Qur’an dan as-Sunnah, karena menentukan suatu pilihan kelak akan dipertanggung jawabkan di hadapan Allah SWT.

10. PERSIS mengajak seluruh komponen bangsa untuk berdo’a kepada Allah SWT, agar Negara Kesatuan Republik Indonesia diberikan pemimpin harapan umat, merupakan sosok negarawan yang siap melaksanakan falsafah negara (Pancasila dan UUD 45) secara konsisten, taat beribadah, satu kata dalam perbuatan, menjungjung nilai kemanusiaan yang beradab, tegas memberantas korupsi, penegakan hukum dan penyelamatan asset negara, memiliki karakter yang kuat dalam mementingkan bangsa di atas kepentingan diri, parpol dan kroni, memiliki strategi perubahan dan berkomitmen terhadap aspirasi politik umat Islam sebagai negara mayoritas penduduk muslim.

 

Demikian sikap dan pandangan ini kami sampaikan, agar bisa dijadikan panduan dalam menghadapi hajat lima tahunan bangsa Indonesia. Atas segala perhatiannya kami haturkan banyak terimakasih teriring do’a Jazakumullah Khairan Katsira.

 

الله يأخذ بأيدينا إلى ما فيه خير للإسلام والمسلمين

 

Bandung, 3 Januari 2019

Wassalam ,

 

Ketua Umum, Sekretaris Umum,

KH. ACENG ZAKARIA​​​​​

NIAT : 01.08.08021.267​​​​​

Sekretaris Umum,

H. HARIS MUSLIM, Lc. MA.

NIAT : 01.02.34535.030

 

 



Tembusan

1. Pemerintah Republik Indonesia di Jakarta

2. DPR MPR RI

3. Ketua Ormas Islam tingkat nasional

4. Seluruh Jenjang Pimpinan Persatuan Islam

5. Pimpinan Bagian Otonom PERSIS

6. Lembaga, Himpunan dan Ikatan PERSIS

7. Pers.


Sebarkan Tulisan ini

Apa Komentar Anda?