Persis: Aneksasi Israel atas Tepi Barat Langgar Hukum Internasional dan Picu Perang Panjang.

Persis: Aneksasi Israel atas Tepi Barat Langgar Hukum Internasional dan Picu Perang Panjang.

Dipublish pada 27 Juni 2020 Pukul 10:02 WIB

178 Hits

Bandung - persis.or.id, Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) mengecam dan mengutuk keras tindakan Israel yang akan menganeksasi wilayah Tepi Barat di Palestina. Aneksasi Israel atas wilayah Palestina ini akan memutus harapan perdamaian dan solusi perdamaian kedua belah pihak.

"Ini (aneksasi Israel atas Tepi Barat) akan memicu perang berkelanjutan dan berkepanjangan," kata Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri PP Persis, Yusuf Burhanuddin dikutip dari republika.co.id, Jumat (26/6).

Yusuf mengatakan, masalah yang akan timbul akibat aneksasi ini akan melibatkan pihak-pihak di kawasan dan di luar kawasan. Karena aneksasi yang dilakukan Israel atas Tepi Barat adalah sikap pelanggaran hukum internasional.

Ia mengatakan, kalau tindakan Israel aneksasi Tepi Barat dibenarkan akan mengakibatkan konflik-konflik di dalam kawasan dan di luar kawasan, terutama konflik di negara-negara Arab.

Yusuf mengingatkan, aneksasi Israel terhadap Tepi Barat juga akan semakin membangkitkan perlawanan para Muslim militan di berbagai negara di Timur Tengah. "Sehingga mereka memperunyam konflik di dalam kawasan mereka," ujarnya.

Menurutnya, isu Palestina dan Israel sangat banyak mempengaruhi negara-negara terutama negara di kawasan Timur Tengah. Sehingga aneksasi Israel terhadap Tepi Barat akan memicu konflik di berbagai kawasan.

PP Persis juga mendukung Indonesia untuk terus kampanye menolak Israel aneksasi Tepi Barat. Maka pemerintah Indonesia harus lebih kuat lagi menyuarakan penolakan aneksasai ini. Sekalipun Indonesia tidak memiliki kekuatan yang kuat di mata internasional secara ekonomi, militer dan politik, tapi setidaknya ini akan menjadi suara-suara kemanusiaan untuk menjalin kekuatan opini bahwa dunia internasional menolak rencana Israel aneksasi wilayah Tepi Barat.  

 


Sebarkan Tulisan ini

Apa Komentar Anda?