Pesantren Sastra Adakan Lomba Maca Sajak Kemerdekaan, Dua Santri Persis Jadi Juara di Jabar Book Fair 2019.

Pesantren Sastra Adakan Lomba Maca Sajak Kemerdekaan, Dua Santri Persis Jadi Juara di Jabar Book Fair 2019.

Dipublish pada 14 Agustus 2019 Pukul 04:19 WIB

605 Hits

Bandung - persis.or.id, Di penghujung akhir kegiatan Jabar Book Fair 2019, Pesantren Sastra mengadakan Lomba Maca Sajak Kemerdekaan Tingkat SMA/MA Se-Jawa Barat di Gedung Landmark Braga Kota Bandung, pada Rabu 7 Agustus 2019.

Kegiatan ini merupakan ajang untuk mengenalkan kembali nilai perjuangan akan kemerdekaan bagi para pelajar dengan pendekatan karya sastra; membaca sajak Sunda tentang kemerdekaan. Para peserta yang mengikuti lomba ini dari berbagai sekolah di berbagai kota-kabupaten di Jawa Barat. 

"Alhamdulillah, antusias dan apresiasi para pelajar dalam mengikuti lomba Maca Sajak Kemerdekaan ini sangat baik, sebanyak 53 pelajar dari berbagai sekolah di kota-Kabupaten di Jawa Barat ikut menjadi peserta". Ucap Asep Saeful Azhar selaku ketua Pelaksana Lomba Maca Sajak Kemerdekaan yang ditemui setelah kegiatan selesai.

Dari para peserta yang mengikuti lomba ini, terpilihlah Syifa Susilawati dari Pesantren Persis Tarogong Garut sebagai juara ke-1, Desi dari SMA 1 Cikancung Kab. Bandung sebagai juara ke-2, dan Niska dari Pesantren Persis 31 Banjaran sebagai juara ke-3. Pemberian hadiah dari panitia kepada para pemenang secara simbolik diberikan oleh Pak Fadli Zon (Wakil Ketua DPR-RI).

"Pesantren Sastra sebagai lembaga kajian yang berada di bawah naungan Pemuda Persis menyambut dengan tangan terbuka agenda lomba Maca Sajak Kemerdekaan ini. Karena, Pesantren Sastra sebagai lembaga yang fokus dalam bidang pengkajian kebudayaan juga kesusastraan di lingkungan jam'iyyah Persatuan Islam merasa moment baca sajak ini menjadi satu momentum yang pas untuk kembali memperkenalkan khazanah intelektual para alim ulama Persatuan Islam terkhusus di bidang kesusastraan dan kebudayaan" kata Aldy selaku Ketua Pesantren Sastra dalam sambutannya membuka acara.

Untuk kedepannya, Pesantren Sastra masih berkecimpung dalam ranah kajian kesusastraan dan kebudayaan, dan akan mengadakan kegitan lomba  kembali di akhir tahun ini. (/ASA)


Sebarkan Tulisan ini

Apa Komentar Anda?