Safari Dakwah ke Daerah Rawan Pemurtadan, PP Persis Bentuk serta Lantik Pimpinan Daerah dan Cabang Disana

Safari Dakwah ke Daerah Rawan Pemurtadan, PP Persis Bentuk serta Lantik Pimpinan Daerah dan Cabang Disana

Dipublish pada 07 Agustus 2020 Pukul 17:07 WIB

516 Hits

Salatiga - persis.or.id, Bidang jamiyyah Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) melakukan Safari Dakwah ke Pimpinan Wilayah (PW) Persis Jawa Tengah.

Safari tersebut diikuti langsung oleh ketua bidang jamiyyah PP Persis, Dr. H. Jeje Zaenudin, Sekretaris Bidang Jamiyyah Drs. H Nana Supriatna, M. Pd.I, Ketua Bidang Garapan SDIO, Sulwan Kosasih, Ketua bidang garapan Pengembangan Jamiyyah, Salam Russyad, dan Ketua bidang garapan Pembinaan Jamiyyah, Uu Suhendar. M Pd. I., serta dari bidang maaliyah H. Uyun Kamiludin beserta tim wakaf PP Persis.

Dalam pidatonya ketua bidang Jamiyyah menyampaikan, Persis sebagai salah satu ormas Islam tertua, seperti Muhammadiyah dan NU, sangat berperan terhadap lahir dan eksistensinya NKRI.

"Ketiga ormas ini salah satu sumbangan terbesarnya terhadap bangsa adalah bidang pendidikan", hal itu dikatakan Dr. H. Jeje Zaenuddin, dalam acara Pembentukan dan Pelantikan PD serta beberapa PC Persis dan penyerahan wakaf serta peresmian KB-TK 447, dilaksanakan di Desa Samirono Salatiga - Jawa Tengah, Jumat (7/82020).

Jeje menyebutkan, secara sadar kita memahami bahwa tanpa peran serta ormas Islam khususnya Persatuan Islam, maka tentu Pemerintah akan kewalahan dan belum sanggup untuk memajukan pendidikan rakyatnya sebagaimana diamanahkan UUD 1945.

Selanjutnya Jeje menegaskan bahwa upaya PW Persis Jateng dalam mengembangkan dakwah dan pendidikan dengan pelantikan PD dan PC - PC Persis di Jateng perlu diapresiasi dan didukung semua pihak.

Dalam acara ini, bidang Jamiyah PP Persis melantik Tasykil PD Persis Semarang, PC Persis Getasan, Banyumanik, Gunung Pati, Karangawen, Mranggen.

Tim Bidjam dalam safari dakwahnya dilengkapi dengan tim Wakaf Bidang Maliyah.

Acara sengaja dilaksanakan di Desa Samirono Kec Getasan Salatiga sebagai salah satu daerah basis pengembangan agama non Islam atau di Jateng disebut DRP alias Daerah Rawan Pemurtadan. (HL/TG)


Sebarkan Tulisan ini

Apa Komentar Anda?