Islamic Self Healing
Konsep Islamic Self Healing menjadi salah satu pendekatan yang ditawarkan dalam kegiatan tersebut. Proses pemulihan diri tidak hanya ditempatkan sebagai upaya menghilangkan pengalaman yang menyakitkan, tetapi juga sebagai proses memahami diri dan membangun kembali kekuatan setelah menghadapi berbagai persoalan.
Dalam perspektif spiritual, proses tersebut diarahkan untuk melihat hubungan antara pikiran, perasaan, tindakan, dan kehidupan keagamaan seseorang.
Pengalaman seperti tekanan, kekecewaan, kehilangan, maupun perubahan dalam kehidupan tidak selalu dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Karena itu, peserta diajak untuk memberikan ruang bagi dirinya untuk memahami pengalaman tersebut secara lebih sadar.
Hadirkan Hypnotherapist
Dalam kegiatan tersebut, PD Pemudi PERSIS Kota Bandung menghadirkan Ghinan Rinda, S.Sos., CH., CHt., CSHP., CMHFA, yang merupakan Hypnotherapist Professional.
Materi hypnotherapy menjadi salah satu bagian dalam kegiatan untuk membantu peserta melihat kembali pola pikiran dan pengalaman yang dapat memengaruhi cara seseorang memandang dirinya.
Peserta diajak melakukan refleksi terhadap pola pikir maupun pengalaman yang mungkin masih memengaruhi kehidupan sehari-hari. Proses tersebut kemudian diarahkan pada upaya membangun cara pandang yang lebih sesuai dengan nilai-nilai Islam dan fitrah perempuan Muslimah.
Kegiatan tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta untuk melakukan refleksi terhadap kondisi dirinya.
Hadirkan Uchi Qolby
Selain sesi pengembangan diri dan hypnotherapy, kegiatan tersebut juga menghadirkan Uchi Qolby, penyanyi lagu “Rangkulah Hatiku”, sebagai guest star.
Musik menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk menciptakan suasana reflektif. Kehadiran Uchi Qolby diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih hangat bagi peserta selama mengikuti kegiatan.
Perpaduan antara pendekatan spiritual, pengembangan diri, hypnotherapy, dan musik menjadi bagian dari konsep Blooming Boldly.
Bangun Ruang Saling Menguatkan
Selain berfokus pada proses individu, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi perempuan untuk bertemu dan berinteraksi dengan peserta lain yang memiliki pengalaman beragam.
PD Pemudi PERSIS Kota Bandung menilai lingkungan yang suportif dapat menjadi bagian dari proses seseorang dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Berbagi pengalaman, mendengarkan orang lain, dan mendapatkan perspektif baru dapat membantu seseorang menyadari bahwa proses pertumbuhan tidak selalu harus dijalani seorang diri.
Melalui kegiatan Blooming Boldly, peserta diajak memahami bahwa setiap orang memiliki proses yang berbeda dalam menghadapi persoalan dan menemukan kembali kekuatannya.
Proses tersebut tidak selalu berakhir pada sekadar “sembuh”. Setelah mampu menerima dan memahami diri, seseorang dapat melanjutkan proses menuju pertumbuhan.
Pengalaman masa lalu memang tidak dapat diubah. Namun, cara seseorang memahami dan memaknai pengalaman tersebut dapat berkembang seiring waktu.
Pesan itu menjadi inti kegiatan Blooming Boldly: merawat pikiran, memahami diri, memperkuat sisi spiritual, dan berani kembali melangkah.
Sebab, sebagaimana bunga yang memiliki waktu berbeda untuk mekar, setiap manusia juga memiliki perjalanan masing-masing untuk menemukan dan mengembangkan potensi dirinya. []
BACA JUGA:Gelar Pelatihan Jurnalistik, PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung Optimis Lahirkan Jurnalis Beradab dan Bermartabat