Pimpinan Wilayah Persatuan Islam (PW Persis) Jawa Barat Menggelar Manasik Haji dan Umrah Akbar

oleh Henri Lukmanul Hakim

09 Agustus 2026 | 21:40

Pimpinan Wilayah Persatuan Islam (PW Persis) Jawa Barat Menggelar Manasik Haji dan Umrah Akbar

Pimpinan Wilayah Persatuan Islam (PW Persis) Jawa Barat akan menggelar Manasik Haji dan Umrah Akbar bagi santri Persatuan Islam se-Jawa Barat pada Ahad, 9 Agustus 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Plaza Al-Qosbah, kawasan Masjid Al-Jabbar, ini diikuti oleh lebih dari 1.000 santri dan santriwati dari sekitar 20 pesantren Persis di Jawa Barat.


Kegiatan tersebut diperuntukkan bagi santri tingkat Mu'allimin dan Tsanawiyah sebagai bagian dari pembekalan pengetahuan dan praktik ibadah haji dan umrah sejak usia dini. Para peserta akan mendapatkan pelatihan manasik yang dibimbing oleh asatidz bersertifikat haji profesional, sehingga diharapkan mampu memahami rangkaian pelaksanaan ibadah haji dan umrah secara lebih baik.


Manasik ini tidak hanya menjadi kegiatan pembelajaran praktik ibadah, tetapi juga menjadi sarana menanamkan kesadaran kepada generasi muda Persis tentang pentingnya mempersiapkan diri untuk menjadi tamu Allah. Melalui pengalaman manasik, para santri diajak mengenal tahapan-tahapan ibadah haji dan umrah sekaligus membangun kesiapan mental dan spiritual.


Kegiatan ini mengusung semangat “Persiapan Ibadah, Bekal Menuju Baitullah” serta menjadi bagian dari upaya PW Persis Jawa Barat dalam membangun generasi muda yang memiliki pemahaman keislaman sekaligus kesiapan dalam melaksanakan ibadah haji dan umrah.


Launching Program Persis Berhaji


Selain pelaksanaan manasik, kegiatan ini juga akan menjadi momentum penting dengan dilakukannya launching program “Persis Berhaji” oleh Ketua PW Persis Jawa Barat, KH. Iman Setiawan Latief.


Program tersebut menggandeng Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai mitra strategis. Persis Berhaji diharapkan dapat menjadi salah satu langkah konkret untuk mendorong generasi muda Persis mempersiapkan ibadah haji sejak dini, khususnya melalui budaya menabung untuk biaya perjalanan ibadah haji.


Program ini dinilai penting mengingat masa tunggu keberangkatan haji yang saat ini cukup panjang. Dengan masa tunggu yang dapat mencapai hingga 26 tahun, persiapan untuk berhaji perlu dilakukan sedini mungkin, termasuk dengan membangun kesadaran menabung sejak masih menjadi pelajar.


Melalui Persis Berhaji, para santri tidak hanya dikenalkan dengan tata cara ibadah haji melalui manasik, tetapi juga diarahkan untuk mulai memiliki perencanaan dan kesiapan finansial dalam mewujudkan cita-cita menjadi tamu Allah.


Akan Menjadi Program Unggulan Tahunan


Ketua pelaksana kegiatan, Dr. H. Asep Supriadi, mengatakan bahwa kegiatan bimbingan manasik (bimsik) untuk tingkat Mu'allimin ini direncanakan menjadi salah satu program unggulan tahunan PW Persis Jawa Barat.


Menurutnya, kegiatan tahun ini merupakan langkah awal yang akan terus dikembangkan pada masa mendatang. Jangkauan peserta diharapkan dapat diperluas sehingga semakin banyak santri Persis di Jawa Barat yang memperoleh kesempatan mengikuti pembekalan manasik haji dan umrah.


“Ke depan kita akan memperluas jangkauan dengan jumlah peserta yang lebih banyak,” ujar Dr. H. Asep Supriadi.

Dengan melibatkan lebih dari 1.000 santri dari berbagai pesantren Persis, Manasik Haji dan Umrah Akbar ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam membangun kesadaran berhaji di kalangan generasi muda Persis.


Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen PW Persis Jawa Barat untuk menghadirkan pembinaan keagamaan yang tidak hanya berorientasi pada pemahaman teori, tetapi juga memberikan pengalaman praktik dan mempersiapkan generasi muda menuju pelaksanaan ibadah haji yang sesungguhnya.


Siapkan Diri, Tingkatkan Iman, Raih Ridha Allah

BACA JUGA:

Misi Dakwah PP PERSIS di Pulau Sapeken: Dari Penguatan Kafilah Du'at, Dakwah Digital hingga Penataran Manasik Haji