Subang, persis.or.id — Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Informasi dan Komunikasi (Infokom) di Subang, Jawa Barat, 3–4 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi bidang Infokom menjelang pelaksanaan Musyawarah Kerja Nasional (Musykernas) V PP PERSIS yang dijadwalkan berlangsung di Medan pada November mendatang.
Hadir dalam acara tersebut, Ketua Bidang Infokom PP PERSIS, Dr. H. Ihsan Setiadi Latif, M.Si., Sekretaris Bidang Infokom H.Jejen Zaenudin, M.Pd.I, Ketua Bidang Garapan Pengembangan Media Elektronik dan Digital, Andri Hendrawan, M.Ag, dan Kerja Bidang Garapan Penerbitan dan Literasi, Ginanjar Nugraha, M.Sy. Selain itu juga hadir perwakilan divisi Infokom dari Majalah Risalah, Majalah Iber Anyar, Pers, Persis.or.id, PERSIS Photography, PERSIS TV, dan Info PERSIS.
Ketua Bidang Infokom PP PERSIS, Dr. H. Ihsan Setiadi Latif, M.Si., mengatakan Rakor menjadi bagian penting dalam menyusun langkah strategis pengelolaan informasi dan komunikasi Persis ke depan. Menurutnya, perkembangan teknologi digital menuntut jamiyyah memiliki sistem informasi yang terintegrasi, aman, serta mampu mendukung kebutuhan organisasi secara berkelanjutan.
Ihsan menjelaskan, terdapat empat pilar utama yang menjadi perhatian Infokom PP PERSIS. Pilar pertama adalah integrasi sistem jamiyyah dan perlindungan aset informasi. Hal ini mencakup pengelolaan siber, big data, serta upaya menyatukan berbagai data organisasi ke dalam sistem yang terintegrasi.
“Perlindungan aset informasi sangat penting. Pekerjaan besar kita adalah bagaimana mengintegrasikan data jamiyyah dalam satu aplikasi sehingga bisa dikelola dan dimanfaatkan secara lebih efektif,” ujar Ihsan.
Pilar kedua adalah penguatan sinergi media di lingkungan internal PERSIS. Menurut Ihsan, berbagai platform media yang dimiliki jamiyyah perlu dikonsolidasikan agar memiliki arah dan tujuan komunikasi yang sama. Dengan demikian, media internal tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi dapat saling terhubung dan memperkuat penyebaran informasi PERSIS.
“Semua harus terkoneksi. Kita perlu melakukan konsolidasi seluruh platform untuk satu tujuan, sehingga media-media internal PERSIS bisa bergerak secara sinergis,” katanya.
Pilar ketiga berkaitan dengan penerbitan dan literasi. Infokom PP PERSIS mendorong optimalisasi peran penerbitan serta peningkatan literasi sebagai bagian dari penguatan tradisi intelektual jamiyyah. Pilar keempat adalah pengarsipan dan digitalisasi karya-karya ulama PERSIS serta pengembangan Museum PERSIS sebagai bagian dari upaya menjaga warisan intelektual dan sejarah organisasi.
Ihsan juga memaparkan road map Infokom PP PERSIS periode 2022–2027 yang terbagi dalam empat fase. Fase pertama merupakan konsolidasi infrastruktur, dilanjutkan fase kedua berupa digitalisasi, fase ketiga ekspansi, dan fase keempat membangun ekosistem media yang mandiri.
“Road map Infokom 2022–2027 kita terdiri dari empat fase, yaitu konsolidasi infrastruktur, digitalisasi, ekspansi, dan terakhir membangun ekosistem media yang mandiri,” tutur Ihsan.
Melalui Rakor tersebut, Infokom PP PERSIS diharapkan semakin siap menghadapi tantangan komunikasi organisasi di tengah perubahan lanskap media digital. Hasil konsolidasi dan rumusan strategis bidang Infokom selanjutnya menjadi bagian penting dalam menyongsong Musykernas V di Medan, sekaligus memperkuat fondasi transformasi digital PERSIS menuju ekosistem informasi yang terintegrasi, aman, produktif, dan mandiri.
BACA JUGA:Infokom PP PERSIS: Muskernas IV Sebagai Penguatan Kemandirian dan Sinergi Media Jadi Fokus Utama