Ipuh, persis.or.id - Kafilah Du’at Persatuan Islam Muhammad Azzam kembali menjalankan amanah dakwah, kali ini berkesempatan menjadi pemateri dalam kegiatan talk show kejamiyyahan yang merupakan bagian dari rangkaian acara Haflah Imtihan dan Wisuda Tahfidz Pondok Pesantren Persis 146 Ipuh, pada Rabu (17/6/26).
Muhammad Azzam dan Silmi Salsabila merupakan kafilah du’at yang ditugaskan di daerah tersebut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan yang diikuti oleh para santri, asatidz, wali santri, dan tamu undangan. Talk show ini diselenggarakan sebagai upaya untuk membangkitkan kembali ruh berjamiyyah di kalangan warga Persatuan Islam sekaligus memberikan pemahaman yang utuh mengenai hakikat berjamiyyah sesuai dengan visi organisasi.
Muhammad Azzam menjelaskan bahwa Persatuan Islam memiliki visi Al-Jamaah, yaitu sistem nilai yang dicontohkan dan dilaksanakan oleh Rasulullah bersama para sahabat. Visi tersebut menjadi arah perjuangan Persatuan Islam dalam membangun kehidupan umat yang berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa Al-Jamaah bukan hanya dipahami sebagai kumpulan orang dalam sebuah organisasi, tetapi merupakan cita-cita untuk mewujudkan syariat Islam secara kaffah dalam seluruh aspek kehidupan. Dengan tegaknya syariat Islam berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah, diharapkan terwujud persatuan dan kesatuan umat yang kokoh serta mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.
Menurutnya, semangat berjamiyyah harus dibangun di atas pemahaman, kesadaran, dan komitmen bersama (satu rasa, cara, usaha) terhadap perjuangan dakwah. Oleh karena itu, setiap kader dan anggota Persatuan Islam memiliki tanggung jawab untuk memelihara ruh jihad, ijtihad dan tajdid, serta berkontribusi dalam mewujudkan tujuan jam’iyyah.
Selain itu diulas berbagai persoalan yang kerap menjadi hambatan dalam menjalankan roda jam’iyyah. Ia menyampaikan bahwa salah satu solusi utama dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut adalah memperkuat kesadaran akan pentingnya berjamiyyah, menumbuhkan rasa memiliki terhadap organisasi, serta membangun komitmen bersama dan menciptakankan kerjasama yang baik secara terorganisir.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta semakin memahami visi Al-Jamaah sebagai arah perjuangan Persatuan Islam. Dengan pemahaman tersebut, setiap kader diharapkan mampu memperkuat rasa memiliki terhadap jam'iyyah, menjaga soliditas organisasi, serta mengambil peran aktif dalam mengembangkan dakwah Islam secara terorganisasi demi terwujudnya persatuan dan kesatuan umat.
Kafilah Du'at PP Persatuan Islam
Bengkulu Kab. Muko muko
BACA JUGA:Seluruh Jamaah Haji KBIHU PERSIS Resmi Kembali ke Tanah Air, Kloter 38 KJT Mendarat Selamat di Kertajati