Pengembangan Jam'iyyah di Pulau Saseel

oleh Muslim Nurdin

28 Juni 2026 | 05:31

Dari Sapeken ke Saseel, PP PERSIS Hadir Menguatkan Jam'iyyah dan Pendidikan Umat

Sapeken, persis.or.id — Sabtu siang, 27 Juni 2026, setelah melaksanakan supervisi jam'iyyah kepada Tasykil PC PERSIS Sapeken, rombongan PP PERSIS dan PP PERSISTRI bertolak menuju Pulau Saseel. Kehadiran pimpinan pusat PERSIS dan PERSISTRI ke salah satu pulau tetangga Sapeken tersebut bertujuan menghadiri Haflah Takharruj sekaligus mengunjungi lembaga pendidikan PAUD milik PERSISTRI yang baru didirikan.


Setelah menempuh perjalanan laut sekitar satu jam, rombongan PP PERSIS dan PP PERSISTRI bersama pimpinan PC PERSIS dan PC PERSISTRI Sapeken disambut oleh Ketua Pimpinan Ranting (PR) PERSIS Saseel, Ustaz Jaidi, di Dermaga Saseel. Turut menyambut pula jajaran anggota PERSISTRI setempat.


Setibanya di lokasi, PERSIS dan PERSISTRI melaksanakan pembinaan secara terpisah sebelum bersama-sama menghadiri Haflah Takharruj dan mengisi Tabligh Akbar.


Ketua PR PERSIS Saseel, Ustaz Jaidi, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kunjungan tersebut.


"Alhamdulillah, tahun lalu Ketua Umum hadir ke Saseel dan melihat langsung kondisi jam'iyyah di sini," tutur Ustaz Jaidi.


"Kini rombongan PP PERSIS dari Bandung kembali hadir. Alhamdulillah," lanjutnya.


Puncak kunjungan PP PERSIS dan PP PERSISTRI ditandai dengan kehadiran mereka dalam Haflah Takharruj serta Tabligh Akbar. Pada kesempatan tersebut, Kabidgar Pengembangan Jam'iyyah PP PERSIS, Ustaz H. Muslim Nurdin, M.Hum., menyampaikan tausiyah di hadapan para orang tua santri dan tamu undangan.

Dalam ceramahnya, ia mengapresiasi berbagai penampilan santri mulai dari jenjang PAUD hingga pendidikan dasar.


"Mereka adalah aset kita pada masa depan. Semoga mereka menjadi anak-anak yang saleh serta menjadi kebanggaan bagi masyarakat, bangsa, dan negara, khususnya di Saseel," tutur Ustaz Muslim Nurdin.


Ia juga mengingatkan bahwa mendidik anak menjadi pribadi yang saleh bukanlah perkara mudah, terutama di tengah tantangan zaman.


"Menyalehkan anak itu tidak mudah, terlebih pada zaman sekarang. Tidak sedikit orang tua yang kehilangan anaknya karena 'dicuri' oleh yang lain," tegas pimpinan rektorat Universitas PERSIS tersebut.


Sambil mengangkat telepon genggamnya, ia melanjutkan pesannya.


"Bapak dan Ibu, inilah yang bisa dan telah mencuri anak-anak kita."


Pernyataan tersebut langsung disambut respons para peserta. "Benar..." jawab hadirin serempak.


Kegiatan Haflah Takharruj berlangsung dengan khidmat dan meriah. Meski demikian, penerangan selama acara hanya mengandalkan generator karena aliran listrik di Pulau Saseel tersedia pada siang hari. Saat malam tiba, masyarakat setempat masih harus mengandalkan sumber penerangan alternatif. []

BACA JUGA:

PP PERSIS Gelar Pembinaan Kejamiyahan di Sapeken: Perkuat Loyalitas dan Sinergi Dakwah

Reporter: Muslim Nurdin Editor: Taufik Ginanjar