Palangka Raya — Pimpinan Wilayah (PW) Persatuan Islam (Persis) dan Persistri Kalimantan Tengah menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus evaluasi dakwah pada Sabtu, 25 Juli 2026. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 11 orang pengurus beserta Kafilah Du'at Persis Palangka Raya, Ustaz Tedi Kurniawan.
Acara diawali oleh Ustaz Tedi Kurniawan yang bertugas sebagai moderator. Selanjutnya, Ketua PW Persis Kalimantan Tengah, Ustaz Drs. H. Hasanuddin, S.H., menyampaikan tausiah mengenai pentingnya menjaga niat, tujuan, dan proses dalam berdakwah sebagai bekal menuju kehidupan akhirat.
Dalam penyampaiannya, beliau mengingatkan agar para pegiat dakwah tidak terlena oleh kenikmatan dunia, namun juga tidak meninggalkan ikhtiar dan perjuangan di dunia sebagai bekal untuk kehidupan akhirat. Dakwah, menurut beliau, harus senantiasa dilandasi keikhlasan dan orientasi mencari ridha Allah Swt.
Usai penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan sesi evaluasi perkembangan dakwah Persis di lingkungan Jalan Buluh Merindu yang dipaparkan oleh Bidang Dakwah PW Persis Kalimantan Tengah, Ustaz Rendi Irwansyah.
Dalam laporannya, Ustaz Rendi menyampaikan berbagai perkembangan positif. Di antaranya ialah meningkatnya jumlah jamaah pengajian Persistri dan simpatisan Persis dari kalangan ibu-ibu hingga sekitar 12 orang. Selain itu, jumlah peserta didik MDT-U Persis Darut Taubah juga mengalami peningkatan. Beliau juga menyampaikan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap dakwah Persis semakin tumbuh, khususnya kepada dirinya sebagai pembina dakwah di lingkungan Buluh Merindu yang dalam pelaksanaannya diperbantukan oleh Ustaz Tedi Kurniawan selaku Kafilah Du'at Persis.
Lebih lanjut, Ustaz Rendi mengapresiasi sinergi dan kolaborasi yang terjalin bersama Kafilah Du'at selama masa pengabdian. Namun demikian, beliau menegaskan bahwa masa tugas Kafilah Du'at tetap berlangsung selama satu tahun, terlepas dari baik atau tidaknya berbagai terobosan yang dilakukan.
«"Saya sering menyampaikan kepada Kafilah Du'at, antum hanya bertugas satu tahun di sini. Bagus ataupun tidak hasilnya, masa tugasnya tetap satu tahun. Sementara saya dan para anggota lainnya yang akan terus merasakan dinamika dakwah ini, insyaallah sepanjang hayat dalam perjuangan dakwah," ungkapnya.»
Pada sesi diskusi, para anggota PW Persis Kalimantan Tengah turut menyampaikan apresiasi sekaligus berbagai masukan. Salah satunya datang dari Ustazah Qanita, istri Ustaz H. Amanto Surya Langka selaku penasihat PW Persis Kalimantan Tengah, yang juga merupakan cicit dari A. Hassan.
Beliau mengusulkan agar dilakukan survei kepada masyarakat sebagai langkah untuk mengetahui kebutuhan jamaah sekaligus merumuskan strategi dalam membangun dan memakmurkan masjid. Gagasan tersebut terinspirasi dari hasil rihlah ke Masjid Jogokariyan yang dikenal sebagai salah satu masjid dengan tata kelola dan pemberdayaan jamaah yang baik.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Ustaz Rendi menyampaikan apresiasinya dan berharap seluruh program dakwah dapat terus berkembang secara bertahap. Dalam bidang pendidikan, beliau menargetkan keberhasilan proses perpanjangan Izin Operasional (IZOP) MDT-U Persis Darut Taubah. Dengan tercapainya target tersebut, berbagai rencana dan pengembangan madrasah diharapkan dapat direalisasikan secara bertahap pada masa mendatang.
Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada Pimpinan Pusat (PP) Persis juga terkhusus kepada Rumah Zakat atas dukungan dan kontribusinya dalam dakwah di Palangka Raya. Dukungan tersebut menjadi salah satu penguat bagi keberlangsungan dakwah. Harapannya, ikhtiar yang dimulai dan evaluasi yang disemai dapat menjadi pintu dakwah Persis ke berbagai wilayah lain di Bumi Tambun Bungai
Tedi Kurniawan | Kafilah Duat Persis Palangka Raya
BACA JUGA:Kafilah Duat Berkontribusi dalam Pengajaran di Madrasah Diniyah 02 Mukomuko