Ogan Ilir, persis.or.id - Agenda pokok Bidang Jam’iyyah lainnya di Sumatera Selatan dalam rangkaian Safari Jam’iyyah akhir Syaban 1447 H adalah pembinaan dan supervisi kejam’iyyahan. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Selatan pada 15 Februari 2026 M, bertepatan dengan 27 Syaban 1447 H.
Kepada kontributor persis.or.id, Ketua Bidang Jam’iyyah PP PERSIS, KH. Salam Russyad, menyampaikan bahwa salah satu program prioritas Bidang Jam’iyyah pada tahun keempat adalah melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap seluruh pimpinan jam’iyyah.
“Kegiatan ini sengaja dibuat sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi langsung kepada pimpinan wilayah, khususnya beserta pimpinan-pimpinan di bawahnya,” tutur Salam.
Ia menambahkan bahwa perkembangan dan kompetensi kader tasykil di Jawa Barat tidak dapat disamakan dengan daerah di luar Jawa Barat.
“Mereka membutuhkan perhatian dan pembinaan ekstra,” sambung Salam yang juga anggota Dewan Hisbah PP PERSIS.
Dalam kegiatan supervisi kejam’iyyahan ini, tiga tim Bidang Jam’iyyah memberikan pembekalan kepada seluruh unsur tasykil. Ust. H. Erdian fokus pada penguatan ghirah dan asas berjam’iyyah.
Secara khusus, Sekretaris Bidang Jam’iyyah memberikan arahan terkait pentingnya membangun kultur dan tradisi jam’iyyah yang baik.
“Sebagai ormas terbesar ketiga, kita harus mulai memperkuat kultur jam’iyyah yang baik,” tutur Erdian.
Sementara itu, pada bagian akhir supervisi, Ust. Muslim Nurdin menekankan aspek pengelolaan organisasi secara teknis, mulai dari penataan tasykil atau manajemen sumber daya manusia hingga proses penyusunan program jihad. []
BACA JUGA:Bidang Jamiyyah PP PERSIS Lakukan Pembinaan Tasykil dan Pimpinan di PW PERSIS NTB