Asahan, persis.or.id - Bidang Dakwah Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) berancana menyiapkan langkah strategis untuk mempercepat pengiriman da’i ke berbagai daerah melalui pembentukan Akademi Tamhidul Mubaligh.
Ketua Bidang Dakwah PP PERSIS, Drs. KH. Uus Muhammad Ruhiat, mengatakan upaya tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak penguatan sumber daya dakwah, khususnya di wilayah luar Pulau Jawa yang memiliki cakupan luas dan tantangan beragam.
“Percepatan pengiriman da’i ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan penguatan sumber daya insani dakwah di daerah,” ujar KH. Uus ketika menggelar program Jaulah Dakwah ke wilayah Sumatera Utara dan Aceh, Rabu (29/4/2026).
Ia menjelaskan, selama ini jumlah da’i yang bertugas di sejumlah wilayah masih terbatas. Di Sumatera Utara, misalnya, baru terdapat sekitar lima da’i, sementara kebutuhan ideal diperkirakan mencapai 20 orang untuk mempercepat pengembangan dakwah.
“Kami menargetkan ke depan bisa mengirim hingga 20 da’i ke wilayah ini. Karena wilayahnya luas, maka diperlukan percepatan agar dakwah bisa berkembang lebih optimal,” katanya.
Sebagai solusi, Bidang Dakwah PP PERSIS merancang penguatan kaderisasi melalui Akademi Tamhidul Mubaligh yang diharapkan mampu mencetak da’i dalam waktu relatif singkat dan siap diterjunkan ke berbagai daerah.
“Melalui akademi ini, dalam dua tahun kami harapkan bisa mencetak dan mengirim da’i ke seluruh wilayah, terutama di luar Jawa,” jelasnya.
Program ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Jaulah Dakwah yang digelar PP PERSIS di Sumatera Utara dan Aceh untuk memperkuat pembinaan kader sekaligus konsolidasi organisasi di tingkat wilayah.
Dalam kesempatan silaturahi ke Jemaah PERSIS SUMUT, KH. Uus, menyampiakan, keberlanjutan dakwah sangat bergantung pada konsistensi para da’i dalam menjalankan tugasnya di tengah masyarakat.
“Kegagalan dakwah itu bukan karena tantangan, tetapi karena da’i berhenti berdakwah. Selama dakwah terus berjalan, maka harapan itu tetap ada,” tegasnya.
Selain itu, dalam program tersebut Bidang Dakwah PP PERSIS juga melibatkan Bina Mualaf Center (BMC) untuk memperkuat pembinaan mualaf di daerah yang dinilai membutuhkan pendampingan lebih intensif.
“Di sini kebutuhan pembinaan mualaf cukup tinggi. Karena itu, kami libatkan BMC agar pendampingan bisa berjalan lebih terarah,” pungkasnya. []
BACA JUGA:Ketua Bidang Dakwah PP PERSIS Tekankan Pentingnya Menjaga Kesabaran untuk Meraih Kemabruran Haji