Banda Aceh, persis.or.id – Ketua Bidang Dakwah PW Persatuan Islam Aceh, Dr. Tgk. H. Muhammad Yusran Hadi, Lc., M.A., mengajak umat Islam memperbanyak tadarus Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Menurutnya, tadarus merupakan salah satu amalan yang paling utama pada bulan yang dikenal sebagai bulan Al-Qur’an.
Ajakan tersebut disampaikan Yusran Hadi dalam ceramah Tarawih malam ke-14 Ramadhan 1447 H di Masjid Nurul Huda Kantor BPKP Aceh, Banda Aceh, Selasa malam (3/3/2026).
Dalam ceramahnya, Yusran menjelaskan bahwa Ramadhan memiliki kedudukan istimewa karena pada bulan inilah Al-Qur’an pertama kali diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an selama bulan Ramadhan.
“Ramadhan disebut sebagai bulan Al-Qur’an, sehingga sangat dianjurkan untuk memperbanyak tadarus Al-Qur’an pada bulan ini,” ujarnya.
Yusran juga menyinggung teladan Rasulullah ﷺ yang memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an pada bulan Ramadhan. Ia menjelaskan bahwa Nabi Muhammad ﷺ setiap malam pada bulan Ramadhan bertadarus Al-Qur’an bersama malaikat Jibril.
Menurutnya, tadarus Al-Qur’an tidak hanya berarti membaca, tetapi juga mencakup mempelajari, memahami, menghafal, serta mengamalkan kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menambahkan bahwa membaca Al-Qur’an memiliki banyak keutamaan, di antaranya memperoleh pahala yang berlipat ganda, mendapatkan syafaat pada hari kiamat, serta menjadi bagian dari golongan orang-orang yang dimuliakan oleh Allah.
Karena itu, Yusran mengingatkan umat Islam agar tidak menyia-nyiakan bulan Ramadhan dengan aktivitas yang kurang bermanfaat.
“Jangan sampai Ramadhan berlalu tanpa kita memperbanyak tadarus Al-Qur’an. Padahal Al-Qur’an adalah petunjuk hidup yang membawa kebahagiaan di dunia dan keselamatan di akhirat,” katanya.
Yusran yang juga dosen Fiqh dan Ushul Fiqh di UIN Ar-Raniry Aceh itu mengajak umat Islam memanfaatkan bulan Ramadhan dengan memperbanyak ibadah dan memperkuat hubungan dengan Al-Qur’an.
Ia berharap umat Islam dapat menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an dan menghidupkan tradisi tadarus dalam kehidupan sehari-hari. []
BACA JUGA:Distribusi Program Berkah Ramadhan LAZ PERSIS Menjangkau 21 Provinsi