Cianjur, persis.or.id – Kabupaten Cianjur resmi menjadi tuan rumah kegiatan Road to Muktamar XIII Pimpinan Pusat (PP) Pemudi Persatuan Islam (PERSIS).
Kegiatan yang berlangsung di Bale Praja, Pendopo Cianjur, pada Ahad (3/5/2026) ini merupakan kolaborasi antara Pimpinan Daerah (PD) Pemudi PERSIS Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Sukabumi.
Ketua PD Pemudi PERSIS Cianjur, Ridha Syahida. I. Z, S.Sos, menyebutkan bahwa kegiatan ini dihadiri oleh 69 peserta. Mereka terdiri dari perwakilan PP, Pimpinan Wilayah (PW), tasykil PD Pemudi PERSIS Cianjur beserta perwakilan Pimpinan Cabang (PC), serta tasykil PD Pemudi PERSIS Sukabumi beserta perwakilan PC-nya.
Ridha mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya karena dapat berkontribusi langsung dalam menyambut Muktamar XIII.
"Acara ini merupakan sinergi dari berbagai pihak. Karenanya, kami mengucapkan Jazakumullah khairan kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini," ujar Ridha.
Rangkaian Kegiatan Menuju Muktamar XIII
Kegiatan roadshow di Cianjur ini merupakan bagian dari rangkaian panjang menuju Muktamar XIII Pemudi PERSIS. Sebelumnya, roadshow serupa telah dilaksanakan di DKI Jakarta, secara daring untuk wilayah di luar Pulau Jawa, Kabupaten Bandung, dan Bandung Raya.
Adapun seluruh rangkaian kegiatan Road to Muktamar XIII dimulai dengan Soft launching pada Januari 2026 yang dihadiri oleh seluruh PW dan PD dengan tujuan menyebarluaskan informasi ke jenjang di bawahnya.
Kemudian pada September atau Oktober 2026 akan digelar Grand launching Muktamar XIII. Dan pada 20–21 Desember 2026 merupakan Puncak acara Muktamar XIII Pemudi PERSIS.
Makna Tema Muktamar: ‘Dakwah Membumi, Entitas Meninggi’
Sekretaris Jenderal PP Pemudi PERSIS masa jihad 2022–2026, Agnia Tsakila, S.Kom.I., menegaskan bahwa Muktamar adalah hajat seluruh anggota Pemudi PERSIS, bukan hanya pengurus pusat. "Jadi, mari kita meriahkan bersama karena ini adalah acara kita semua," ajak Agnia.
Ia juga memaparkan filosofi di balik tema Muktamar XIII, yaitu ‘Dakwah Membumi, Entitas Meninggi’, serta penggunaan tagar #BerdayaBermakna.
Menurutnya, Dakwah Membumi berarti dakwah yangtidak boleh eksklusif atau hanya terbatas di balik mimbar. “Setiap ilmu yang diperoleh harus langsung disebarluaskan agar jangkauannya semakin luas,” jelasnya.
Kemudian untuk Entitas Meninggi adalah dengan tetap menjaga keunikan dan ciri khas yang melekat pada Pemudi PERSIS.
Dan untuk tagar #BerdayaBermakna adalah dengan mengoptimalisasi seluruh peran dan potensi yang dimiliki oleh para kader, dengan tetap membawa pesan, nilai-nilai kebaikan, serta keteladanan.
Pembahasan Teknis dan Sosialisasi LHK
Selain penguatan visi dan tema, pertemuan ini juga membahas berbagai hal teknis mengenai persiapan Muktamar. Di antaranya adalah ketentuan peserta Muktamar, rekapitulasi tabungan Muktamar, strategi pemenuhan kebutuhan akomodasi, ketentuan pakaian peserta, hingga peluncuran produk resmi Muktamar.
Dalam kesempatan yang sama, tim dari PP Pemudi PERSIS juga memberikan penjelasan mendalam mengenai peran Lembaga Himpunan Komunitas (LHK) Pemudi PERSIS kepada para peserta kegiatan.
Ada pula penjelasan mengenai Luminoora Beauty Care, yang merupakan produk perawatan kulit (skincare) yang dikelola langsung oleh Badan Usaha Milik Jam'iyyah (BUMJ) PP PERSIS.
Setelah itu kegiatan berlanjut dengan tanya jawab mengenai Annisa Oline, rekomendasi untuk Muktamar, serta foto bersama.
[]
BACA JUGA:PERSISTRI dan Pemudi PERSIS Teken MoU dengan Luminoora, Ajak Semua Anggota Gunakan Produk Skincare Milik PERSIS