Fun Walk hingga Pojok Lentera, Grand Launching Muktamar XIII Pemudi PERSIS Siap Digelar di Bandung

oleh Fia Afifah

•

10 Oktober 2026 | 18:11

Flyer kegiatan GLM XIII Pemudi PERSIS

Bandung, persis.or.id — Detik-detik menjelang Grand Launching Muktamar (GLM) XIII Pemudi Persatuan Islam (PERSIS) pada Ahad, 11 Oktober 2026, di Taman Balai Kota Bandung, membuat panitia terus menggeber semua persiapan demi kelancaran acara.


Acara akan dengan diisi sejumlah kegiatan, mulai dari fun walk dan karnaval kreasi kerajinan tangan, bazar serta pameran karya anggota Pemudi PERSIS. Dilanjut dengan talkshow interaktif bersama Pengurus Pusat (PP) PERSIS dan badan otonom, hingga seminar kesehatan bersama dokter sekaligus influencer Dr. Gia Pratama.


Peserta juga dapat menikmati layanan cek kesehatan gratis, Pojok Lentera, doorprize, dan berbagai kegiatan menarik lainnya.


Ketua Pelaksana GLM XIII Pemudi PERSIS, Maya Siti Maryam, mengatakan kegiatan ini merupakan kelanjutan estafet dakwah sebelumnya dengan penekanan baru pada bentuk dari concern-nya organisasi otonom PERSIS ini tentang kesehatan mental.


“Tahun kemarin menggaungkan kesehatan mental dan lingkungan hidup, namun kini dibalut dengan tema ‘Dakwah Membumi Entitas Meninggi’,” ujar Maya.


Menurutnya, Pojok Lentera menjadi wujud nyata perhatian Pemudi PERSIS terhadap kesehatan mental. Layanan itu berbentuk konsultasi langsung terkait persoalan kesehatan mental dan hukum.


“GLM sebelumnya berupa seminar, namun sekarang lebih menghadirkan lagi bahwa pemudi concern di kesehatan mental dengan Pojok Lentera ini. Ada pula seminar kesehatan perempuan secara fisik, karena tentunya saat fisik sehat, akan mendukung kesehatan mental,” tuturnya.


Maya menyebut persiapan acara telah mencapai 85 persen dan tinggal tahap eksekusi. Ketua Umum PP PERSIS Dr. K.H. Jeje Zaenudin, M.Ag dijadwalkan membuka rangkaian fun walk, sementara Wakil Ketua Umum Prof. Dr. H. Atip Latipul Hayat, SH., LLM akan menjadi keynot speaker dalam talk show. “Untuk Wali Kota Bandung Farhan masih dalam tahap konfirmasi,” jelasnya.


Panitia memperkirakan lebih dari 620 peserta hadir. Mereka berasal dari anggota Pemudi PERSIS, badan otonom, serta keluarga Pemudi PERSIS dari berbagai daerah untuk memeriahkan acara.


Panitia menggandeng Brigade PERSIS, Sigab PERSIS, kepolisian, serta tim keamanan Balai Kota Bandung untuk mengamankan acara. Pengaturan lalu lintas dan parkir juga disiapkan di empat titik, yaitu Masjid Al-Ukhwah, Balai Kota Bandung, Viaduct, dan parkiran bus di Alun-Alun Bandung.


“Keamanan tentu jadi prioritas utama. Selain pengamanan di atas, Sigab PERSIS juga kita hadirkan untuk mengecek kesehatan peserta, karena pertimbangannya acara ini tidak hanya diisi oleh anak muda, tapi ada juga PERSISTRI,” kata Maya.


Ia berharap seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan memberi manfaat bagi peserta maupun masyarakat sekitar.


Pesan Dakwah lingkungan


Meski mengakui adanya kendala pendanaan, Maya menegaskan panitia tetap berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak sekadar meriah, tetapi juga sarat nilai dakwah. Salah satunya adalah ajakan menjaga lingkungan selama kegiatan berlangsung.


“Kami berharap saat kegiatan, para Pemudi dapat meminimalisir sampah, membawa tumbler dan misting masing-masing saat jajan. Tentunya itu adalah ikhtiar kita dalam menjaga bumi, juga ada nilai dakwah yang bisa melekat ke masyarakat sekitar,” ujarnya.


Maya juga berharap kegiatan ini mempererat kekompakan anggota Pemudi PERSIS dan memperluas jangkauan dakwah organisasi.


“Semoga anggota Pemudi PERSIS semakin kompak dan mampu melebarkan sayap dakwah di mana saja. Semoga kita memberikan dampak positif dari dakwah yang kita lakukan,” pungkasnya.


[]

BACA JUGA:

Grand Launching Muktamar XIII Pemudi PERSIS: Ajang Konsolidasi dan Kreativitas Menuju “Dakwah Membumi, Entitas Meninggi”

Reporter: Fia Afifah Editor: Fia Afifah Rahmah