KH Sofyan Munawar: Pelantikan PERSIS Bukan Seremonial, tetapi Amanah yang Akan Dipertanggungjawabkan

oleh Henri Lukmanul Hakim

20 Juni 2026 | 20:10

Ketua Pimpinan Wilayah Persatuan Islam (PW PERSIS) DKI Jakarta, Drs. K.H. Sofyan Munawar.

Jakarta, persis.or.id - Ketua Pimpinan Wilayah Persatuan Islam (PW PERSIS) DKI Jakarta, Drs. K.H. Sofyan Munawar, menegaskan, pelantikan pengurus jamiyah bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum pengembanan amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT.


Hal itu disampaikan saat memberikan tausiyah sekaligus menutup rangkaian pelantikan empat Ketua dan Pengurus Pimpinan Cabang (PC) PERSIS Jakarta Utara di Aula Kantor Administrasi Jakarta Utara, Jalan Yos Sudarso, Sabtu (20/6/2026).


Dalam kesempatan tersebut, KH Sofyan mengingatkan seluruh ketua dan tasykill yang baru dilantik agar menjalankan amanah organisasi dengan penuh kesungguhan, keikhlasan, dan tanggung jawab.


“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial biasa. Apalagi di dalamnya terdapat pembacaan baiat yang memiliki makna sangat mendalam. Amanah yang diterima hari ini bukan hanya dipertanggungjawabkan kepada Jamiyyah saja, tetapi juga kepada Allah SWT di akhirat kelak,” ujarnya.


Menurutnya, setiap jabatan dalam organisasi dakwah merupakan amanah yang mengandung konsekuensi besar. Karena itu, para pengurus dituntut untuk memiliki kesiapan mental dan spiritual dalam menjalankan tugasnya.


Ia juga menekankan pentingnya sikap sabar dalam menghadapi berbagai dinamika dan tantangan organisasi yang akan dihadapi selama masa kepengurusan.


“Ketua dan seluruh tasykil harus memiliki kesabaran. Dalam perjalanan organisasi pasti akan ada gejolak, perbedaan pandangan, dan berbagai dinamika. Semua itu harus dihadapi dengan kesabaran dan kebijaksanaan,” tegasnya.


Selain kesabaran, Ia juga mengingatkan pentingnya istiqamah dalam menjalankan ajaran Islam sesuai tuntunan Al-Qur’an dan As-Sunnah.


“Istiqamah adalah kunci. Istiqamah dalam beribadah, istiqamah dalam berdakwah, dan istiqamah dalam menjalankan tugas-tugas organisasi sesuai petunjuk Allah SWT dan Rasul-Nya,” tuturnya.


Lebih lanjut, Ustaz Sofyan menjelaskan, tugas utama pengurus PERSIS adalah menjalankan misi dakwah melalui amar ma’ruf nahi munkar serta membina umat agar tetap berada di jalan yang benar.


Menurutnya, tanggung jawab tersebut tidak ringan karena menyangkut pembinaan masyarakat dan keberlangsungan perjuangan dakwah Islam.


“Tugas kita adalah mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Ini merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh kesadaran dan keikhlasan,” ujarnya.


Dalam tausiyahnya, Ia juga menegaskan, tanggung jawab kepemimpinan di lingkungan PERSIS berlaku sama di setiap tingkatan, mulai dari pimpinan pusat hingga Pimpinan Cabang.


“Dari pimpinan pusat sampai pimpinan cabang, tanggung jawabnya sama di hadapan Allah SWT. Yang berbeda hanya ruang lingkup tugasnya, tetapi amanah dan pertanggungjawabannya tetap sama,” tandasnya.


Ia kemudian mengutip makna kepemimpinan dalam Islam yang diibaratkan sebagai seorang penggembala yang bertanggung jawab atas apa yang dipimpinnya.


“Amanah itu seperti seorang penggembala. Seorang penggembala harus menjaga, melindungi, mengarahkan, dan bahkan berkorban demi yang dipimpinnya. Begitu pula seorang pemimpin dalam organisasi dakwah,” ungkapnya.


Ia menilai, konsep tersebut mengajarkan bahwa kepemimpinan bukanlah simbol kehormatan, melainkan tugas pelayanan yang menuntut kesabaran, pengorbanan, dan keteladanan.


Karenanya, Ia berharap, para ketua dan taasykil yang baru dilantik mampu menjaga komitmen perjuangan, memperkuat ukhuwah, dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat melalui berbagai program dakwah dan pemberdayaan masyarakat.


“Semoga seluruh pengurus yang baru dilantik diberikan kekuatan untuk menjaga amanah, istiqamah dalam perjuangan, dan menjadi pelayan umat yang membawa keberkahan bagi masyarakat,” pungkasnya.


Pelantikan empat PC PERSIS Jakarta Utara tersebut menjadi momentum penguatan organisasi sekaligus peneguhan komitmen dakwah yang berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah di wilayah Jakarta Utara.


[]

BACA JUGA:

PW PERSIS DKI Gelar Silaturahmi Gabungan ke PD Jakarta Barat dan Jakarta Utara