Kuatkan Kapasitas Organisasi, PP PERSIS Programkan Pengembangan Pusat Layanan dan Pemberdayaan Ini

oleh Henri Lukmanul Hakim

20 Juni 2026 | 19:55

Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS), Dr. KH. Jeje Zaenudin, M.Ag.

Bandung, persis.or.id – Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS), Dr. KH. Jeje Zaenudin, M.Ag mengungkapkan sejumlah proyek strategis yang tengah dipersiapkan organisasi yang dipimpinnya ini pada 2026.


Di antaranya adalah pembangunan pusat kesehatan, pusat riset, pusat bisnis, pusat halal, hingga pusat pelatihan kepemimpinan yang terintegrasi. Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan dalam Konferensi Ulama dan Intelektual Persatuan Islam yang digelar di Kantor PP PERSIS, Bandung, Selasa (16/6/2026).


Ustaz Jeje menyampaikan, PERSIS saat ini sedang merancang pendirian rumah sakit yang akan menjadi bagian dari PERSIS Health Center, sebagai upaya memperkuat kontribusi organisasi dalam bidang pelayanan kesehatan umat.


"Kami sedang merancang rumah sakit karena kita ingin memiliki PERSIS Health Center, yaitu pusat kesehatan PERSIS yang dapat memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat," ujar KH Jeje dikutip dari akun Sosial Media @infoPERSIS.


Selain sektor kesehatan, Ia menambahkan, PERSIS juga menyiapkan pembentukan PERSIS Research Center sebagai wadah pengembangan kajian, penelitian, dan produksi pengetahuan yang berangkat dari perspektif organisasi.


Ia menilai, selama ini, PERSIS lebih sering menjadi objek penelitian berbagai lembaga, tanpa memiliki ruang yang cukup untuk menghadirkan narasi dan kajian dari sudut pandangnya sendiri.


"Kita ingin punya PERSIS Research Center. Jangan sampai kita selalu menjadi objek riset. Bayangkan, berbagai hasil penelitian sejak akhir 1990-an hingga tahun 2020-an kerap menempatkan PERSIS sebagai bagian dari genealogi gerakan radikal atau terorisme. Pernahkah kita mengontrol narasi itu? Karena itu kita harus memiliki pusat riset sendiri," tegasnya.


Menurutnya, keberadaan lembaga riset menjadi penting untuk menghasilkan kajian yang objektif, akademis, dan mampu memberikan kontribusi terhadap pengembangan pemikiran Islam serta kehidupan kebangsaan.


Tak hanya itu, Ustaz Jeje juga mengungkapkan rencana pembentukan sejumlah pusat layanan dan pemberdayaan lainnya, yakni PERSIS Halal Center, PERSIS Business Center, dan PERSIS Leadership Training Center.


Seluruh program tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas organisasi dalam menghadapi tantangan zaman sekaligus meningkatkan pelayanan kepada anggota dan masyarakat.


"Kita ingin memiliki PERSIS Halal Center, PERSIS Business Center, PERSIS Health Center, PERSIS Research Center, dan PERSIS Leadership Training Center. Ini adalah bagian dari proyek-proyek besar yang sedang kita siapkan," katanya.


Dalam kesempatan itu, Ia juga memaparkan gagasan pembangunan Pusat Pendidikan dan Latihan Terpadu Persatuan Islam yang akan menjadi kawasan pengembangan sumber daya manusia PERSIS secara terintegrasi.


Kawasan tersebut direncanakan menjadi pusat berbagai kegiatan pelatihan, mulai dari manasik haji, pendidikan Dewan Hisbah, pelatihan Sigab, Brigade PERSIS, hingga berbagai program kaderisasi dan kepemimpinan lainnya.


"Insya Allah, kita akan merumuskan tempatnya. Kita ingin memiliki kawasan pendidikan dan pelatihan terpadu sehingga seluruh kegiatan kaderisasi, pelatihan manasik haji, Sigab, Brigade, dan berbagai program lainnya dapat dilaksanakan dalam satu kawasan yang terintegrasi," ungkapnya.


Ustaz Jeje menegaskan, berbagai proyek tersebut merupakan bagian dari ikhtiar PERSIS untuk memperkuat peran organisasi dalam bidang pendidikan, kesehatan, penelitian, ekonomi, dan pengembangan kepemimpinan.


“Dengan fondasi kelembagaan yang semakin kuat, PERSIS diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi umat, bangsa, dan negara,” tutupnya.


[]

BACA JUGA:

LPH PERSIS Resmi Terakreditasi, Ketua Umum PERSIS Ajak Pelaku Usaha Gunakan Jasa Sertifikasi Halal