Manado, persis.or.id - Awal Dzulqadah 1447 H menjadi momentum penting bagi Jamiyyah Persatuan Islam (PERSIS). Dengan waktu yang relatif singkat, pimpinan Jamiyah tingkat propinsi atau Pimpinan Wilayah (PW) akhirnya dapat terbentuk.
Rencana pendirian PW PERSIS Sulawesi Utara sendiri diagendakan akan dilaksanakan pada Selasa, 28 April 2026.
Proses pendirian PW PERSIS Sulawesi Utara tidak bisa dilepaskan dari "Trisula" Jamiyah PERSIS Sulut.
Mereka bertiga mendapatkan mandat langsung dari Bidang Jamiyyah PP PERSIS untuk mempersiapkan pembentukan PW PERSIS Sulawesi Utara dari awal hingga pelantikan.
Ketiganya bergerilya melakukan konsolidasi dengan menggunakan link-link yang sudah ada setelah mendapat tugas khusus dari Bidang Jamiyyah Pimpinan Pusat (PP) PERSIS.
Mereka ialah Ustaz Mohammad Ujang Syujaai, Ustaz Imam Shalahudin, dan Ustaz Allie Anthonie. Mereka bertiga tinggal saat ini di dua daerah, yaitu Kota Manado dan Kabupaten Kotamobagu.
Ketika dihubungi persis.or.id, masing-masing menyebutkan bahwa sebenarnya keinginan hadirnya jam'iyah PERSIS sudah dirindukan sejak lama.
Bahkan di antara rekan-rekan sejawat yang sefikrah akhirnya mencari tempat berlabuh di organisasi lain.
"Sebenarnya Kami sudah menunggu lama kehadiran PERSIS di Sulut ini," kata Ustaz Imam yang diamini Ustaz Anthonie.
"Bahkan, ada beberapa teman alumni pesantren PERSIS di Jawa yang akhirnya berlabuh di Ormas sejenis karena kemiripan fikrah dengan PERSIS," lanjut Ustadz Imam yang juga dosen di Institut Agama Islam Kotamobagu ini.
Gayung bersambut, ketika PP PERSIS bermaksud mengembangkan sayap jamiyyah di Sulawesi Utara kuat diupayakan, di tempatnya pun sudah ada kader-kader calon Jam'iyyah yang siap menyambut.
Semoga langkah awal yang positif ini menjadi fondasi yang kuat dalam menyebarkan dakwah Al Qur'an dan as Sunnah ke depan di Pulau Celebes.
[]
BACA JUGA:Eko Riyanti: Dakwah Kreatif Lewat Film Adalah Bagian dari Tugas Jamiyyah