Makkah, persis.or.id — Sepasang jamaah haji tertua dari Kloter KJT 24 dijadwalkan pulang lebih cepat (tanazul) ke Tanah Air pada Jumat, 5 Juni 2026. Keduanya akan diberangkatkan melalui rute Jeddah–Kertajati bersama Kloter KJT 7 asal Cimahi.
Dua jamaah tersebut adalah Ibu Sukiah (88) dan suaminya, Bapak Rusoma (94), yang berangkat menunaikan ibadah haji tanpa pendamping keluarga.
Selama berada di Tanah Suci, keduanya mendapat pendampingan penuh dari sesama jamaah KBIHU PERSIS, Ketua Regu (Karu), serta Ketua Rombongan (Karom) 8 KJT 24.
Karom Kloter KJT 24, Dr. H. Ino Sutrisno, menjelaskan, proses pemulangan lebih awal tersebut telah dipersiapkan dengan matang, termasuk pengurusan bagasi.
“Koper bagasi sudah ditimbang dan diserahkan ke Ketua Kloter KJT 7 pada 3 Juni kemarin. Jadi besok tinggal proses keberangkatan ke Bandara King Abdulaziz Jeddah,” ujarnya.
Menurutnya, meskipun dipulangkan lebih cepat, seluruh rangkaian ibadah haji keduanya telah dilaksanakan secara sempurna.
Mulai dari tarwiyah, wukuf di Arafah, mabit di Mina, thawaf ifadah, hingga thawaf wada’ telah ditunaikan dengan bantuan dan pendampingan jamaah lain.
“Semua rukun haji sudah dilaksanakan dengan baik. Jamaah lain membantu, termasuk mendorong kursi roda agar keduanya tetap bisa menyelesaikan ibadah,” jelasnya.
Diketahui kondisi kesehatan Sukiah dilaporkan menurun pasca pelaksanaan Armuzna. Ia mengalami gejala menggigil serta demensia ringan hingga harus mendapatkan penanganan infus dari dokter kloter.
Ia menjelaskan, ingatannya juga kerap kembali ke momen keberangkatan di Lanud Sulaiman sebelum menuju Asrama Haji Indramayu.
Sementara itu, Rusoma dalam kondisi relatif stabil meski membutuhkan bantuan saat berjalan. Di usia 94 tahun, Ia masih memiliki daya ingat yang baik, namun kondisi fisik tidak terlalu kuat.
Kondisi keduanya juga mendapat perhatian dari Kepala Daker Makkah, H. Ustaz Dr Ihsan Faisal, yang sempat mengunjungi langsung di hotel untuk memastikan penanganan kesehatan berjalan optimal.
Selain itu, pasangan jamaah haji lansia ini juga mendapat perhatian dari Wakil Ketua MPR RI, H. Cucun Ahmad Syamsurijal, selaku Tim Pengawas Haji DPR RI 1447 H/2026 M.
Sebelumnya, Ia telah berpesan agar keduanya mendapat pendampingan penuh sejak di Armuzna hingga Arafah.
Melihat hal tersebut, Karom KJT 24 menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan solidaritas jamaah KBIHU PERSIS KJT 24 dalam membantu sesama jamaah, khususnya yang membutuhkan pendampingan ekstra.
“Ini wujud ta’awun (tolong menolong) sesama jamaah. Meski tanpa keluarga, Pak Rusoma dan Bu Sukiah tidak pernah merasa sendiri sampai seluruh rangkaian ibadahnya selesai,” tandasnya.
Ia berharap, kepulangan keduanya dapat berjalan lancar dan langsung disambut oleh keluarga serta tim KBIHU PERSIS di Bandara Kertajati.
Sementara itu, jamaah KJT 24 lainnya masih berada di Makkah dan dijadwalkan bertolak ke Madinah pada 10 Juni 2026, sebelum kembali ke Tanah Air pada 19 Juni 2026.
[]
BACA JUGA:Gagal Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini, Jamaah Haji KBIHU PP PERSIS Asal Bandung, Dadang Rivai Wafat