Garut, persis.or.id – Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Persatuan Islam (PERSIS) Kabupaten Garut menyelenggarakan kegiatan Tazwidu Fityanil Qur'an Al-Awwal (Tafiq 1) pada 30 Oktober hingga 1 November 2026.
Bertempat di Pesantren PERSIS 136 Baros Lebak, Samarang, Garut, kegiatan ini diikuti oleh 24 peserta yang merupakan utusan dari Pimpinan Cabang (PC) Pemuda PERSIS di wilayah Kabupaten Garut.
Mengusung tema “Meneguhkan Kader Qurani sebagai Agen Dakwah Peradaban”, Tafiq 1 menjadi bagian dari ikhtiar penguatan kaderisasi PD Pemuda PERSIS Garut dalam membentuk generasi yang memiliki pemahaman keislaman, kapasitas intelektual, integritas moral, serta loyalitas terhadap jam'iyyah.
Ketua Pelaksana, Wildan Awaludin, menyampaikan bahwa peserta Tafuq 1 merupakan kader-kader pilihan yang mendapatkan kepercayaan dari masing-masing PC. Menurutnya, proses pembinaan selama tiga hari telah memberikan pengalaman kaderisasi yang intensif dan berkesan.
"Peserta Tafiq adalah kader terbaik karena merupakan utusan terbaik dari PC masing-masing. Mereka dibina dan dilatih selama tiga hari. Proses ini diharapkan jauh lebih membekas dibandingkan sekadar masa taaruf," ungkapnya.
Lebih lanjut, Ketua PD Pemuda PERSIS Garut, Sandi Nugraha, menegaskan pentingnya kaderisasi sebagai instrumen keberlanjutan perjuangan dakwah di tubuh jam'iyyah Pemuda PERSIS.
Kaderisasi, menurutnya, merupakan proses strategis untuk mempersiapkan generasi penerus yang mampu melanjutkan perjuangan Persatuan Islam.
"Kaderisasi di tubuh jam'iyyah Pemuda Persis sangat penting sebagai estafet perjuangan dakwah. Tafiq merupakan salah satu pintu pengaderan bagi Pemuda PERSIS. Dari kegiatan ini diharapkan lahir pemuda-pemuda Persis yang militan, loyal terhadap jam'iyyah, serta memahami khittah perjuangan jam'iyyah itu sendiri," tegasnya.
BACA JUGA:Dari Pesantren untuk Indonesia: Edwin Khadafi Tegaskan Spirit Kebangsaan Kader Pemuda Persis di Ma'ruf Akbar Garut