Merauke, persis.or.id - Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Persatuan Islam (PERSIS) menyiapkan pengembangan dakwah di Papua Selatan dengan menitikberatkan pada pendidikan keagamaan, penguatan kader, serta pemberdayaan ekonomi generasi muda.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan dakwah hingga wilayah paling timur Indonesia.
Wakil Ketua Umum (Waketum) PP Pemuda PERSIS, Edwin Khadafi, mengatakan, masyarakat Merauke menunjukkan sikap terbuka terhadap kehadiran dakwah PERSIS. Namun, menurutnya, pengembangan dakwah di wilayah tersebut juga menghadapi tantangan, terutama dalam bidang pendidikan dan pembinaan umat.
“Alhamdulillaah, respons masyarakat Merauke sangat hangat, baik, dan terbuka terhadap kehadiran dakwah PERSIS,” ujar Edwin dalam wawancara di Merauke, Papua Selatan, kepada persis.or.id, Rabu (28/10/2026).
Ia menilai, Pemuda PERSIS perlu membangun sinergi dengan organisasi Islam yang telah lebih dahulu berkiprah di Merauke. Kolaborasi tersebut dinilai penting, khususnya untuk memperkuat sektor pendidikan dan memberikan pendampingan keagamaan bagi masyarakat Muslim setempat.
Selain itu, Edwin menegaskan, pendidikan keagamaan menjadi salah satu perhatian utama PERSIS. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk mempelajari dan menjalankan ajaran Islam sesuai tuntunan Rasulullah.
“Pendidikan keagamaan menjadi sangat krusial. Ini merupakan salah satu misi utama PERSIS dan Pemuda PERSIS dalam mengembangkan dakwah di Merauke,” tegas dia.
Selain memperkuat kegiatan kajian, Pemuda PERSIS juga berencana menyesuaikan pendekatan dakwah dengan karakter generasi muda.
Menurut Edwin, forum kajian tetap relevan, tetapi perlu dikemas lebih menarik dan mengikuti perkembangan zaman, termasuk melalui pemanfaatan media sosial serta kegiatan yang dekat dengan kehidupan anak muda.
“Forum-forum kajian masih relevan untuk dihadirkan. Namun, bagi generasi muda, kegiatannya perlu dikemas lebih kekinian, baik melalui media sosial maupun pendekatan kegiatan yang sesuai dengan karakter anak muda hari ini,” ujarnya.
Di sisi lain, Edwin melihat pemberdayaan ekonomi sebagai peluang untuk memperluas manfaat dakwah. Ia menyebut sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pertanian sebagai bidang yang dapat dikembangkan bersama masyarakat setempat.
BACA JUGA:Lantik Tasykil PP Pemuda PERSIS, Ketum Hilman Rasyid Tekankan Pentingnya Regenerasi dan Ijtihad Dakwah