Resmikan Kantor dan Pusat Dakwah, PW PERSISTRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Pelayanan Umat

oleh Reporter

•

21 Oktober 2026 | 10:20

Prosesi peresmian Kantor dan Pusat Dakwah PW PERSISTRI Jawa Barar.

Bandung, persis.or.id - Pimpinan Wilayah Persatuan Islam Istri (PW PERSISTRI) Jawa Barat meresmikan Kantor dan Pusat Dakwah PW PERSISTRI Jawa Barat pada Sabtu, 17 Oktober 2026 M bertepatan dengan 06 Jumada Al-Ula 1448 H.


Bertempat di Jalan Kopo No. 436, Bandung, peresmian ini menjadi momentum penting dalam perjalanan jamiyyah, sekaligus penanda tumbuhnya ikhtiar, kemandirian, dan komitmen dakwah PERSISTRI dalam memberikan pelayanan terbaik bagi umat.


Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS), Ketua Umum PP PERSISTRI, Ketua PW PERSIS Jawa Barat, para Ketua PD Persistri se-Jawa Barat, perwakilan donatur, serta sejumlah tokoh masyarakat.


Di antara para tamu undangan hadir pula Ustaz H. M. Iqbal Santoso, Pimpinan Pesantren PERSIS 76 Garut; Ustaz Asep Abdul Hamid, Pimpinan Pesantren PERSIS 67 Tasikmalaya; serta Hj. Atalia Praratya, S.IP., M.I.Kom., anggota DPR RI.


Juga pimpinan BSI Kanwil regional Jawa Barat, pimpinan BPRS Amanah Rabbaniyyah dan tokoh lainnya. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan dukungan dan sinergi yang kuat bagi penguatan dakwah dan pemberdayaan perempuan dalam kehidupan bermasyarakat.


Berawal dari Cita-cita, Terwujud Berkat Doa dan Kebersamaan


Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Pengadaan Kantor dan Pusat Dakwah Hj. Elis Nurhayati, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya kantor dan pusat dakwah yang bernilai sekitar Rp6,5 miliar tersebut. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini bukan semata-mata hasil pembangunan fisik, melainkan buah dari dukungan dana, doa, dan kebersamaan anggota PERSISTRI di seluruh Jawa Barat.


Gagasan menghadirkan kantor yang representatif, kata dia, berawal dari cita-cita untuk menyediakan ruang yang nyaman bagi para tasykil dalam merancang program, berdiskusi, berkoordinasi, dan melaksanakan berbagai kegiatan jamiyyah.


"Lingkungan kerja yang baik diharapkan dapat mendorong lahirnya gagasan-gagasan cemerlang, memperkuat sinergi, serta melahirkan program dakwah yang semakin bermakna bagi umat," ujarnya.


Ketu PW PERSISTRI Jawa Barat, Hj. Ai Nurjannah, M.Pd., menyampaikan bahwa Kantor dan Pusat Dakwah PW PERSISTRI Jawa Barat merupakan simbol kekuatan, keseriusan, serta komitmen jamiyyah dalam menjalankan amanah dakwah dan pelayanan kepada umat.


Menurutnya, kantor tidak semestinya dimaknai sekadar sebagai tempat berkumpul. Lebih dari itu, kantor harus berfungsi sebagai pusat kesekretariatan, markas dakwah, pusat komando, serta ruang pengendalian dan koordinasi seluruh gerak jamiyyah.


"Dengan fungsi yang terintegrasi, kantor diharapkan mampu memperkuat tata kelola jamiyyah, meningkatkan efektivitas kerja, dan memastikan setiap program berjalan secara terarah," tegasnya.


Menurutnya, keberadaan fasilitas ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kemegahan sebuah bangunan harus berbanding lurus dengan kualitas pengabdian yang dihasilkan. Nilai sebuah kantor tidak hanya terletak pada bentuk fisiknya, tetapi juga pada sejauh mana tempat tersebut mampu melahirkan gagasan, menggerakkan potensi, dan menghadirkan manfaat nyata bagi umat.


Harapan Menjadikan Pusat Dakwah sebagai Laboratorium Gagasan Perempuan dan Anak


Dalam kesempatan tersebut, Hj. Atalia Praratya, S.IP., M.I.Kom., anggota komisi 8 DPR RI, menyampaikan ucapan selamat atas peresmian Kantor dan Pusat Dakwah PW PERSISTRI Jawa Barat.


Ia berharap keberadaan kantor ini dapat menjadi laboratorium gagasan bagi perempuan dan anak, khususnya dalam mengembangkan berbagai inisiatif yang mendukung ketahanan keluarga dan perlindungan serta tumbuh kembang anak.


Harapan tersebut menempatkan pusat dakwah bukan hanya sebagai ruang aktivitas organisasi, melainkan juga sebagai ruang lahirnya pemikiran, inovasi, dan kolaborasi yang menjawab kebutuhan masyarakat.


"Perempuan memiliki peran strategis dalam membangun keluarga yang tangguh, sementara anak merupakan generasi yang perlu disiapkan melalui lingkungan pengasuhan dan pendidikan yang baik," terangnya.


Kantor ini diharapkan menjadi tempat bertemunya nilai-nilai keislaman, pemikiran yang solutif, serta gerakan nyata untuk memperkuat keluarga dan masyarakat.

BACA JUGA:

Pimpinan Wilayah Persatuan Islam (PW Persis) Jawa Barat Menggelar Manasik Haji dan Umrah Akbar

Reporter: Reporter Editor: Fia Afifah Rahmah