Madinah, persis.or.id - Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS), Dr. K.H. Haris Muslim, melaporkan kondisi 100 jamaah umrah PT Karya Imtaq di Madinah, Arab Saudi, tetap aman dan tenang setelah muncul kabar serangan terhadap fasilitas penerbangan sipil di Bandara Riyadh.
K.H. Haris Muslim yang diamanahi sebagai pembimbing umrah PT Karya Imtaq mengatakan, situasi jamaah di Madinah tidak terpengaruh oleh kabar tersebut. Para jemaah tetap menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk.
“Alhamdulillah, sampai saat ini, seluruh jemaah aman, tenteram, dan nyaman. Tidak ada pengaruh terhadap aktivitas ibadah mereka. Situasi di Madinah juga berjalan seperti biasa,” ujarnya dari Madinah, Selasa (13/10/2026).
Ia menjelaskan, informasi mengenai pembatalan penerbangan yang beredar disebut berkaitan dengan penerbangan transit. Sementara itu, berdasarkan informasi yang diterimanya, penerbangan langsung yang digunakan jamaah PT Karya Imtaq tidak mengalami perubahan.
“Penerbangan langsung tidak ada perubahan. Ins yaAllah, jamaah PT Karya Imtaq tetap pulang sesuai jadwal yang telah ditentukan,” katanya.
Ustaz Haris berharap, situasi keamanan di kawasan tersebut tetap kondusif sehingga jamaah dapat menyelesaikan rangkaian ibadah umrah dengan baik dan kembali ke Tanah Air sesuai jadwal.
Ia juga mengimbau agar keluarga jamaah di Indonesia agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Kondisi seluruh jemaah di Madinah hingga saat ini dilaporkan aman dan aktivitas ibadah berlangsung seperti biasa,” tutupnya.
[]
BACA JUGA:Kementerian Haji Imbau Tunda Umrah, PT Karya Imtaq Tunggu Arahan Arab Saudi dan Pastikan Kondisi Jamaah