Banjaran. persis.id – Semangat berjamaah dan berjam'iyah kembali menemukan maknanya dalam aksi nyata. Pimpinan Cabang Persatuan Islam (PC PERSIS) Banjaran menyalurkan bantuan sebesar Rp35.934.300 kepada Pak Tata, anggota PERSIS yang tertimpa musibah kebakaran di Kampung Citanjung RT 04/01, Desa Mekarjaya, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung.
Bantuan diserahkan pada Jumat, 30 Oktober 2026, langsung di lokasi bencana. Sebelumnya, kebakaran yang terjadi pada Senin, 28 September 2026, sekitar pukul 12.00–12.30 WIB tersebut telah mengundang kepedulian keluarga besar PERSIS Banjaran. Informasi musibah yang disampaikan melalui lingkungan jamiyah mendapat respons positif dengan terkumpulnya donasi dari berbagai pihak.
Ketua PC PERSIS Banjaran, H.D. Pandi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa musibah selalu menyimpan hikmah. Salah satunya adalah tumbuhnya kepedulian dan semakin kuatnya ikatan kekeluargaan di antara sesama anggota.
Ia menuturkan, Pak Tata merupakan anggota PERSIS sejak lama. Meski tidak semua anggota mengenalnya secara dekat, musibah ini justru mempertemukan banyak saudara untuk hadir, mendoakan, dan memberikan dukungan.
Sebagian datang langsung, sebagian bermunajat dari kejauhan, dan sebagian lainnya menyalurkan sedekah, baik secara terbuka maupun melalui LAZ KLP Banjaran tanpa mencantumkan identitas.
Bagi H.D. Pandi, respons tersebut menunjukkan bahwa jamiyah bukan sekadar tempat berhimpun, melainkan juga ruang untuk merawat persaudaraan dan menghadirkan kepedulian ketika anggota menghadapi kesulitan.
Rasa haru juga disampaikan pihak keluarga penerima bantuan. Mereka mengungkapkan terima kasih atas kesungguhan dan perhatian keluarga besar PERSIS Banjaran.
Bahkan, muncul sebuah refleksi yang mendalam: seandainya selama ini tidak memilih untuk berjamaah, berjam'iyah, dan bermasyarakat, apakah akan ada lembaga yang hadir dengan kepedulian sebesar ini ketika musibah menimpa?
Pihak keluarga berharap seluruh pengorbanan dan kebaikan saudara-saudara PERSIS Banjaran mendapat balasan terbaik dari Allah SWT. Mereka juga mendoakan agar PERSIS semakin maju dan berkembang secara kelembagaan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa salah satu ukuran keberhasilan sebuah jamiyah bukan hanya terletak pada kuatnya struktur organisasi, tetapi juga pada hadirnya rasa memiliki dan tanggung jawab antarsesama anggota.
Sebab, berjamaah bukan hanya tentang berjalan bersama dalam satu barisan, tetapi juga tentang memastikan tidak ada saudara yang harus menghadapi kesulitannya seorang diri.
[]
Kontributor: Herdiana
BACA JUGA:Kunjungi PC PERSIS Banjaran, Ketua Umum: Keberhasilannya Patut Dicontoh