Cianjur, persis.or.id – Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda PERSIS Jawa Barat menggelar Silaturahmi Pemuda Olahraga dan Tautsiqul Jam'iyyah (Sportjam) 2026 di Kabupaten Cianjur pada 4–5 Juli 2026.
Mengusung tema "Memperluas Ukhuwwah, Meneguhkan Sportivitas, Menguatkan Jam'iyyah", kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antarkader melalui olahraga sekaligus penguatan organisasi.
Sportjam 2026 merupakan penyelenggaraan kedua setelah sebelumnya digelar di Kabupaten Sumedang. Di Kabupaten Cianjur, lokasi kegiatan diselenggarakan di Kompleks PPI 04 Cianjur, N4 Minisoccer, dan Cimenteng Sport Arena.
Berbagai cabang olahraga dipertandingkan, di antaranya mini soccer, tenis meja, dan badminton. Selain itu, panitia juga mengadakan fun games, talk show jam'iyyah bertajuk Pola 'Pengembangan Jam'iyyah di Pemuda PERSIS Jawa Barat', serta kegiatan Suluk Dakwah untuk mengenang perjuangan dakwah dua tokoh PERSIS di Cianjur, yakni Ustaz Ali Ghozali dan Ustaz Akhyar Syuhada Allahu yarham.
Pembukaan kegiatan ini dihadiri seluruh unsur otonom Pimpinan Daerah (PD) PERSIS dan Pimpinan Cabang (PC) PERSIS Cianjur, serta undangan lainnya.
Ketua Pelaksana Sportjam 2026, Iyan Gunawan, mengungkapkan bahwa kegiatan dapat terlaksana berkat dukungan berbagai pihak meski menghadapi sejumlah kendala dalam persiapannya.
"Berkat dukungan semua pihak, kegiatan ini dapat terlaksana. Kendala ada, tapi berkat apresiasi dan dukungan dari peserta serta seluruh kader meyakinkan kami untuk melaksanakan kegiatan sesuai waktunya," ujarnya.
Menurut Iyan, Sportjam tahun ini diikuti sekitar 550 peserta yang berasal dari 18 Pimpinan Daerah Pemuda PERSIS se-Jawa Barat, di luar panitia wilayah maupun panitia lokal.
Ia menegaskan bahwa semangat utama penyelenggaraan bukanlah mengejar prestasi pertandingan, melainkan mempererat ukhuwah dan silaturahmi antarkader.
"Tujuan dan landasan kegiatan ini adalah ukhuwah dan silaturahmi, bukan juara," katanya.
Ketua PW Pemuda PERSIS Jawa Barat, Ilyas Rahman Ghani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
"Melihat banyaknya pihak yang mendukung kegiatan ini, kami ucapkan Jazaakumullah khairan katsieran," tuturnya.
Ia mengakui sebagian besar kader Pemuda PERSIS berprofesi sebagai guru dan asatidz sehingga tidak mudah meluangkan waktu mengikuti kegiatan berskala besar. Namun, menurutnya, Sportjam tetap harus dilaksanakan sesuai agenda organisasi.
"Meski tidak ada iming-iming besar untuk juara, semoga apa yang dikeluarkan hari ini menjadi amal ibadah di hadapan Allah Swt. Mohon maaf jika ada kekurangan dalam pelaksanaannya," ujarnya.
[]
BACA JUGA:Hadiri Muskerda PD Pemuda PERSIS Kab. Bandung, Ketua PW Pemuda PERSIS Jabar Tekankan Semangat Dakwah dan Soliditas Internal