Tausiyah Subuh di Merauke, Ketum PERSIS Tekankan Makna Persaudaraan Lintas Suku dan Agama

oleh Henri Lukmanul Hakim

•

28 Oktober 2026 | 08:57

Suasana tausiyah Subuh di Masjid Nurul Huda, Spadem, Merauke, Papua Selatan, oleh Ketua Umum PP PERSIS.

Merauke, persis.or.id – Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS), Dr. K.H. Jeje Zaenudin, M.Ag mengajak umat Islam memperkuat persaudaraan dan menjaga hubungan baik dengan sesama manusia di tengah keberagaman suku, agama, dan bangsa.


Pesan tersebut disampaikan dalam tausiyah Subuh di Masjid Nurul Huda, Spadem, Merauke, Papua Selatan, Rabu (28/10/2026).


Dalam tausiyahnya, K.H. Jeje mengungkapkan rasa syukur karena dapat bersilaturahmi dengan masyarakat Muslim di Merauke. Ia mengingatkan bahwa persaudaraan merupakan nilai penting yang harus dijaga setiap Muslim, di mana pun berada.

Dalam kesempatan tersebut, Ia menjelaskan tentang tiga konsep persaudaraan, yakni ukhuwah insaniyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah Islamiyah.


Ukhuwah insaniyah merupakan persaudaraan sesama manusia tanpa membedakan agama, suku, bangsa, maupun usia. Prinsip ini mengajarkan setiap orang untuk saling menghormati, menolong, dan membantu dalam kehidupan bermasyarakat.


Sementara itu, ukhuwah wathaniyah merupakan persaudaraan dalam ikatan kebangsaan. Ustaz Jeje mencontohkan firman Allah dalam Al-Qur’an Surah Hud ayat 61 yang menyebut Nabi Saleh sebagai saudara bagi kaum Tsamud.


Adapun ukhuwah Islamiyah merupakan persaudaraan yang berlandaskan keimanan dan ketakwaan. Ikatan ini menjadi landasan bagi umat Islam untuk menjaga solidaritas, saling menguatkan, dan membantu sesama Muslim.

BACA JUGA:

PERSIS Silaturahim di Jayapura, Dorong Penguatan Dakwah Islam di Provinsi Papua