Sapeken persis.or.id - Sekitar pukul 8 malam, delegasi dari Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) dan Persatuan Islam Istri (PERSISTRI) di Pulau Sapeken. Mereka bertolak dari Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi pada Kamis, 25 Juni 2026 pagi.
Para delegasi Safari Jam’iyyah tersebut menempuh perjalanan laut sekitar satu hari menembus Laut Bali menuju Sapeken.
Salah satu delegasi dari PP PERSIS, Ustadz Dr. H. Acep Saepudin, M.Ed. menyampaikan rasa syukur atas perjalanan satu hari yang ditempuh oleh para delegasi.
"Syukur, Alhamdulillah.... Akhirnya Kami dapat sampai ke Pulau Sapeken," tutur Kabidgar Pendidikan Dasar dan Menengah Kepesantrenan PP PERSIS ini kepada persis.or.id.
Ia kemudian menuturkan kejadian yang sedikit menegangkan di awal perjalananan. "Walaupun di awal perjalanan sempat terjadi hal-hal yang lumayan membuat deg-degan juga, rombongan kami terjebak kemacetan lumayan yang katanya tidak biasa menurut pengantar dari PD PERSIS Banyuwangi," ujarnya.
Sementara itu, amir safar dari delegasi PP PERSISTRI, Ibu Hj. Siti Nurjanah menhgungkapkan hal serupa. "Alhamdulillah... perjalanan kami cukup lancar," tutur Sekum PP PERSISTRI ini.
Rombongan PP PERSIS dan PERSISTRI ini didampingi oleh pengawalan Ustadz Ahwan yang mendapat tugas dari Pimpinan Cabang (PC PERSIS) Sapeken untuk mendampingi dari Banyuwangi hingga Kepulauan Sapeken.
"Benar, saya diamanahi oleh pimpinan di Sapeken untuk membersamai dan mendampingi kafilah hingga tiba di Sapeken," terang Ahwan.
Dalam perjalanannya, delegasi menggunakan Kapal Perintis Sabuk Nusantara 91. Kapal yang tertulis di badannya Tol Laut ini menjadi moda transportasi laut reguler untuk penyeberangan Banyuwangi, Sapeken, Kangean, dan Kalianget.
Delegasi dari Bandung ini terdiri atas Ustaz Muslim Nurdin (Kabidgar Pengembangan Jamiyyah), Ustaz Dr. H. Acep Saepudin, M.Ed dan Ustaz Dr. H. Darwis, M.Pd. (Kabidgar Pendidikan Dasar dan Menengah Kepesantrenan dan Umum) dan Staff Bidgar Perwakafan.
Sementara dari PP PERSISTRI diwakili oleh Hj. Siti Nurjanah (Sekum PP PERSISTRI), Dr. Hj. Ela Hodijah (Kabidtar), Hj. Elis Yulipah, S.Ag (Bendahara Bidang Dakwah), Tutun Sa'adah, M.Pd. I (Sekbidtar), Ir. Hj. Ingke (Kabidgar Pengembangan Dalwah), dan Nurlia Syarifah (Kabidgar Ekonomi).
[]
Kontributor: MN
BACA JUGA:PP PERSIS Gelar Pembinaan Kejamiyahan di Sapeken: Perkuat Loyalitas dan Sinergi Dakwah